Kasus Penganiayaan Siswa SD yang Viral Sepakat Damai

KabarMakassar.com — Kasus penganiayaan anak dibawah umur viral di Media Sosial (Medsos) yang dilakukan oleh oknum orang tua murid yang terjadi di SD Sipala Makassar berakhir dengan damai.

Hal itu dibenarkan Kapolsek Biringkanaya Kompol Wayan Wairacana Ariawan. Dia menyebut ini adalah keinginan kedua pihak.

“Iya sudah damai. Pelaku Daeng Manting dan keluarga korban sudah sepakat untuk damai pada Senin (6/1) kemarin. Dia juga sudah mengakui dan meminta maaf juga menjadikan ini sebagai pelajaran baginya,” kata Kompol Wayan, Rabu (8/1).

Hal serupa juga dikatakan orang tua korban, yang katanya berharap kejadian ini jadi pembelajaran bagi semua orang.

“Orang tua korban berharap kejadian ini tidak terulang lagi dan menjadi pembelajaran bagi semua,” jelas Kapolsek kepada KabarMakassar.com, Rabu (8/1/2020).

Sebelumnya, Daeng Manting ditangkap atas kasus penganiayaan terhadap anak dibawah umur berinisial DA siswi SD di Makassar yang videonya viral di media sosial pada 28 Desember lalu. Hingga dijerat UU perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara tiga tahun enam bulan.

Didalam Video berdurasi 30 detik ini memperlihatkan seorang ibu menampar seorang siswi SD yang telah terduduk di kursi sambil menangis.

Tampak pula seorang wanita lain yang menegur ibu tersebut yang juga berada di dalam kelas.