62 Kepala Desa di Bulukumba Dilantik Melalui Video Conference

KabarMakassar.com — Pelantikan kepala desa terpilih hasil Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak di Kabupaten Bulukumba pada 5 Maret 2020 lalu, akan digelar secara serentak namun terpisah di 9 lokasi pada Rabu (15/4) mendatang.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kabupaten Bulukumba, Andi Kurniady mengatakan, para kepala desa terpilih tersebut akan dilantik oleh Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dari jarak jauh menggunakan video conference.

Rencananya, kata dia, sebagian kepala desa terpilih akan dilantik secara langsung oleh Bupati Bulukumba di Ruang Pola Kantor Bupati. Sementara selebihnya akan dilantik di kantor kecamatan masing-masing melalui video conference.

“Jadi bupati akan melakukan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan di Ruang Pola, dan disiarkan secara live streaming di 8 lokasi lainnya,” kata Andi Kurniady, Senin (13/4).

Menurut Kurniady, meski secara total ada 64 desa di Bulukumba yang melaksanakan Pilkades serentak, namun hanya 62 kepala desa yang akan dilantik pada 15 April mendatang.

“2 desa, yaitu Balangtarong dan Caramming belum dilantik karena penyelesaian sengketanya masih berproses atau belum selesai,” jelasnya.

Proses penyelesaian sengketa hasil pilkades di 2 desa tersebut, kata dia, terkendala adanya wabah Covid-19. Pasalnya dalam proses penyelesaian sengketa, harus ada pemanggilan saksi atas aduan yang masuk. Termasuk proses sidang dan konsultasi dengan pihak pemerintah provinsi dan pusat.

“Untuk melaksanakan kegiatan, tentunya harus tetap memperhatikan protokol kesehatan dalam upaya pencegahan Covid-19,” ujarnya.

Terkait sarana prasarana pelantikan melalui video conference, Kurniady mengatakan, pihaknya telah mempersiapkan peralatan yang dibutuhkan di lokasi kantor kecamatan.

“Di Ruang Pola ada 9 orang mewakili sembilan kecamatan, selebihnya di kantor kecamatan masing-masing, kecuali dari Kecamatan Bontobahari bergabung di Kantor Kecamatan Ujungloe. Begitu pula Kecamatan Herlang, lokasi pelantikan kadesnya dipindahkan di Gedung Gema Desa Pataro,” pungkasnya.

AM Sukri Sappewali Harap MPP Dibangun Tahun 2020

KabarMakassar.com — Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali menghadiri penandatanganan Komitmen Pembangunan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Kantor Kementerian PAN-RB, Selasa (10/3).

Pada kesempatan itu, Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo antusiasme perbaikan layanan publik menunjukan niat baik dari pemerintah daerah untuk memberikan pelayanan berkualitas.

Karenanya, MPP diharapkan mampu membentuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang modern dan memiliki pola pikir untuk bekerja lebih baik dan profesional.

“Layanan yang terbaik akan berdampak pada tumbuhnya industri mikro dan kecil,” kata Tjahjo.

Ia mengungkapkan bahwa MPP telah dibangun sejak tahun 2017 dan telah hadir pada 24 diberbagai kabupaten/kota di Indonesia. “Ini suatu langkah strategis dalam perbaikan layanan publik,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa inovasi ini hadir untuk mendobrak rutinitas dan menjadi solusi terhadap anggapan bahwa pelayanan pemerintah memakan banyak waktu, berbelit-belit, dan tidak transparan.

Politisi PDIP itu menilai kehadiran MPP akan menjadi kunci peningkatan efektivitas dan efisiensi dalam pemberian pelayanan sesuai dengan kemajuan perkembangan teknologi informasi.

“Digitalisasi layanan ini memungkinkan menjadi lebih cepat, mudah, dan terjangkau,” katanya.

Selain itu, MPP juga menjadi layanan terintegrasi antara pemerintah pusat, daerah hingga swasta. “MPP dapat mengintegrasikan pelayanan pusat dan daerah, serta pelayanan bisnis dalam satu tempat,” jelas Menteri Tjahjo.

Sementara itu, Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali mengatakan sebagai wujud perhatian dan upaya perbaikan pemerintah tentang layanan publik yang nyaman dan efektif.

Untuk itu, kata dia, penandatanganan komitmen tersebut sebagai bentuk dukungan dan kolaborasi antara pemerintah Kabupaten Bulukumba, provinsi dan pusat.

“Tahun ini kita akan mulai proses pembangunannya, semoga MPP ini segera terwujud,” kata Sukri.

4 Tahun Kepemimpinan Sukri-Tomy dan Realisasi RPJMD 2016-2021

KabarMakassar.com — Hari ini, Senin (17/2), tepat empat tahun AM Sukri Sappewali sebagai Bupati dan Tomy Satria Yulianto sebagai Wakil Bupati memimpin Kabupaten Bulukumba sejak dilantik mpada 2016 lalu.

Pasangan yang dikenal dengan ST15 ini ditetapkan oleh KPU sebagai pemenang Pilkada pada 2015 silam dengan total raihan sebanyak 60.517 suara dari lima kandidat psangan calon bupati yang mengikuti kontestasi ilkada Bulukumba saat itu. 

Empat tahun menahkodai kabupaten berjuluk Butta Panrita Lopi, kritikan dan masukan yang ditujukan pada pemerintahan Sukri-Tomy terus mengalir dari berbagai pihak. Namun, sejumlah capaian dan penghargaan di berbagai bidang juga berhasil diraih Kabupaten Bulukumba di periode kepemimpinan mereka.

Beberapa capaian yang telah berhasil diwujudkan Sukri-Tomy diantaranya: hadirnya Public Safety Center (PSC) 119, layanan kesehatan yang terjun langsung ke rumah-rumah warga. Dimana untuk bisa mendapatkan layanan tersebut, warga cukup menghubungi hotline telepon 119.

Di sektor pertanian, pemerintahan Sukri-Tomy menghadirkan dan menyalurkan 2 ribu hektare asuransi pertanian bagi petani yang gagal panen.

Angka kemiskinan juga berhasil ditekan, di angka 9,15 persen pada trahun 2015 menuju angka 7,26 persen di tahun 2019. 

Bupati Bulukumba AM Sukri Sappewali pada beberapa kesempatan membeberkan, ada 25 program prioritas yang tertuang dalam RPJMD 2016-2021. Program prioritas tersebut adalah penjabaran dari visi dan misi saat menjadi peserta Pilkada 2015 yang lalu.

Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Bulukumba, Feryyawan Fahmi, 25 program yang tertuang di dalam RPJMD 2016-2021 saat ini sudah hampir terpenuhi semuanya.

“Terkait pembangunan museum dan gedung kesenian, itu telah dialokasikan anggarannya di tahun 2020 ini. Yang terpenting, di tahun 2020 ini telah dialokasikan dana kelurahan bagi 20 kelurahan di Kabupaten Bulukumba,” ungkap Feryyawan.

Di sisi lain, Wakil Bupati Bulukumba, Tomy Satria Yulianto mengatakan, selama empat tahun memimpin Bulukumba, AM Sukri Sappewali bersama dirinya lebih banyak fokus untuk memperbaiki pelayanan dasar masyarakat. Menurut dia, hal ini sebagai bagian dari upaya merespon keinginan masyarakat agar lebih dekat.

Meski hasil kerjanya bersama AM Sukri Sappewali mendapat pengakuan dari Kementerian Dalam Negeri sebagai pemerintah kabupaten yang menempati posisi 8 dengan kinerja tertinggi secara nasional, ia juga tak menampik jika masih ada sejumlah kekurangan. Hal itu kata dia merupakan hal yang wajar mengingat dirinya bersama AM Sukri Sappewali bukanlah pemimpin yang sempurna

“Tidak ada pemimpin yang ingin dihujat oleh rakyatnya. Itulah sebabnya kami senantiasa bekerja keras untuk memastikan program kegiatan akan kami teruskan dalam sisa waktu periode ini yang akan berakhir pada tahun 2021,” kata Tomy.

Tak Ada Acara Khusus

Tak ada acarqa khusus yang digelar Pemkab Bulukumba untuk memperingati empat tahun kepemimpinan AM Sukri Sappewali – Tomy Satria Yulianto memimpin Kabupaten Bulukumba sebagai Bupati dan Wakil Bupati.

Hari ini, baik Sukri maupun Tomy sama-sama sibuk menjalankan agenda masing-masing. AM Sukri Sappewali memantau pelaksanaan hari pertama ujian tes Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Pemerintah Kabupaten Bulukumba yang dipusatkan di Kampus II Universitas Muhammadiyah Bulukumba (UMB).

Setelah memantau tes CPNS, Sukri Sappewali kemudian bergeser ke Kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa untuk memantau pelaksanaan hari pertama tes wawancara bakal calon kepala desa.

Tes Wawancara ini adalah kelanjutan dari tes tertulis yang dilaksanakan sebelumnya untuk desa yang memiliki lebih dari 5 orang bakal calon kepala desa.

“Kita berharap para bakal calon kepala desa ini dapat memaparkan apa yang akan dilakukan untuk desanya, sesuai potensi yang dimiliki desa sehingga dia betul-betul dapat dinilai pantas atau layak menjadi kepala desa,” kata Sukri Sappewali.

Sementara, Tomy Satria Yulianto hari ini menghadiri acara penyerahan surat keputusan Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) kepada Bank Sulselbar yang resmi ditunjuk sebagai bank penerima Ongkos Naik Haji (ONH) untuk wilayah Sulsel, di Hotel Claro Makassar.

Bupati Bulukumba Jamu PPDI di Rujab

KabarMakassar.com — Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali memenuhi janjinya untuk menjamu makan malam para penyandang disabilitas yang ada di Kabupaten Bulukumba.

Janji tersebut pernah disampaikan Bupati AM Sukri Sappewali pada saat peringatan Hari Disabilitas Internasional yang dilaksanakan oleh Persatuan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI) Bulukumba yang di gelar pada bulan Desember tahun lalu.

Bupati AM Sukri Sappewali mengaku terharu oleh karena penyandang disabilitas bisa bergabung di rumah jabatan untuk menikmati makan malam bersama sebagai bentuk silaturahim dan menjalin kebersamaan dengan para penyandang disabilitas yang notabene adalah warga Bulukumba juga.

“Jamuan ini untuk pemenuhan janji saya beberapa waktu yang lalu, mengajak saudara-saudaraku sekalian untuk makan bersama di rumah jabatan,” beber AM Sukri Sappewali di depan puluhan penyandang disabilitas se Kabupaten Bulukumba, Rabu malam, 29 Januari 2020.

Ia juga meminta para penyandang disabilitas untuk tetap optimis menjalani kehidupan. Jika ada yang memiliki anak keturunan harus tetap di sekolahkan.

“Jangan sampai ada anakta yang tidak sekolah. Kalau ada kendala sampaikan langsung, nanti pemerintah yang bantu,” ungkapnya.

Sebagai bentuk keseriusan, Bulukumba akan menjadi tuan rumah Temu Inklusi Nasional pada bulan Juli mendatang. “Kita akan persiapkan dengan baik, sehingga wadah silaturrahhim antara penyandang disabilitas seluruh Indonesia ini bisa berjalan dengan baik dan sukses,” pintanya.

Ketua PPDI Bulukumba, Suherman dalam sambutannya menuturkan jika malam tersebut tuhan membuktikan kebesaranNya, dan memberikan hati yang besar kepada Bupati untuk menerima para penyandang disabilitas.

Mungkin banyak orang di luar sana, lanjut Suherman menganggap penyandang disabilitas hanya beban bagi pemerintah, maupun menjadi beban bagi keluarga.

“Tapi dapat kita buktikan pada malam ini begitu besar perhatian pemda kepada penyandang disabilitas,” bebernya.

Malam itu, Bupati AM Sukri Sappewali mempersembahkan sebuah lagu karya Pance Pondaag dengan judul “Demi Kau dan Si Buah Hati”

Turut hadir, Kepala Dinas Sosial Syarifuddin, pembina PPDI, ustaz Ikhwan Bahar dan Andi Soraya Widyasari. Tampak juga beberapa kepala desa yang ikut mengantar warganya ke rujab.

Bupati Bulukumba Hadiri Rapat Pokja DPRD Provinsi Sulsel

KabarMakassar.com — Pimpinan Kelompok Kerja DPRD Provinsi Sulawesi Selatan mengundang berapa instansi, baik pemerintah daerah, instasi vertikal maupun perguruan tinggi untuk mengikuti rapat kerja.

Rapat yang dihadiri oleh Bupati AM Sukri Sappewali tersebut membahas permohonan Persetujuan Hibah Tanah Milik Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Senin (20/1) di Gedung DPRD Provinsi Sulsel.

Rapat yang dipimpin oleh Ketua Pokja DPRD, Hj. Sri Rahmi mengapresiasi kehadiran AM Sukri Sappewali sebagai satu-satunya Bupati yang hadir dari beberapa kepala daerah yang diundang.

AM Sukri Sappewali sendiri pun menyebut jika dirinya hadir sebagai bentuk keseriusan agar aset Pemrov Sulsel yang selama ini digunakan Pemkab Bulukumba segera dilakukan penyerahan hibah atas aset tersebut, dalam hal ini kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil dan Kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

Namun demikian dari dua kantor tersebut, Pemprov Sulsel baru mengusulkan kantor Dukcapil ke DPRD untuk mendapatkan persetujuan hibah, oleh karena kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrian tercatat sebagai aset pemerintah pusat.

DPRD Provinsi pun mendesak pemprov untuk memproses penyerahan aset kantor Dinas Perdagangan dan Perindustrikan Kabupaten Bulukumba.

Dikatakannnya, untuk meningkatkan pelayanan di Kantor Dukcapil, pihaknya harus melakukan rehabilitasi kantor supaya lebih nyaman dan kondusif dalam melaksanakan pelayanan.

“Namun karena ini (Kantor Dukcapil) masih aset milik Pemprov sehingga kita tidak bisa melakukan rehab kantor,” ungkapnya

Menurut Sri Rahmi, rapat tersebut sebagai salah satu rangkaian proses penyelesaian dari beberapa aset Pemprov yang diusulkan untuk dihibahkan ke pemkab dan instansi lainnya.

“Dalam waktu dekat kita akan melakukan peninjauan lapangan ke obyek tersebut,” bebernya.

Dari rapat kerja tersebut, DPRD Provinsi Sulsel menjadwalkan melakukan peninjauan ke Kabupaten Bulukumba pada Jumat 24 Januari 2020 mendatang.

Tim III Pokja yang akan berkunjung ke Bulukumba adalah Andi Edy Manaf, Arum Spink, Vera Firdaus, A.Ayu Andira, Mulyadi Mustamu, dan Andi Putra Batara Lantara.

Bupati Bulukumba Membuka Kejuaraan Sepakbola KKB Cup I 2020

KabarMakassar.com — Dalam mencari bibit atlet sepakbola di Kabupaten Bulukumba serta rangkaian Hari Jadi Bulukumba ke-60, Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPP KKB) menggelar Kejuaraan Sepakbola KKB CUP I 2020, pada 15 Januari hingga 3 Februari 2020 mendatang di tiga lapangan berbeda.

Ketiga lapangan penyelenggaraan KKB CUP I tersebut adalah Lapangan sepakbola H Andi Sulthan Daeng Radja di Ponre Kelurahan Matekko, Lapangan Dannuang di Ujung Loe, dan Lapangan Bicari di Desa Palambarae.

Panitia pelaksana Kejuaraan Sepakbola KKB CUP I 2020 yang disampaikan Hendra Fachri mengatakan kejuaraan sepak bola ini diselenggarakan dalam rangka untuk mencari bibit-bibit atlet sepakbola yang ada di Kabupaten Bulukumba.

“Hari ini saya sampaikan bahwa kami ingin mengembalikan orang yang hilang di Bulukumba. Sebab ada banyak putra putri Bulukumba yang eksis dan berprestasi di daerah lain. Dan melalui KKB kami mengajak untuk kembali membangun kolaborasi dan berkontribusi di bidang pembinaan olahraga apalagi menjelang PORDA 2022 yang ditempatkan di Bulukumba nanti,” ujar Hendra.

Sementara itu, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Kerukunan Keluarga Bulukumba (DPP KKB) Andi Badi Sommeng dalam sambutannya mengatakan KKB sebagai organisasi atau paguyuban warga Bulukumba yang ada di perantauan.

“Kerukunan Keluarga Bulukumba (KKB) adalah wadah berkumpulnya masyarakat asal Bulukumba yang tersebar di berbagai daerah,” ujar Andi Badi sekaligus turut memperkenalkan beberapa pendiri KKB masing-masing Muh Carda Patawari dan Ambo Marusu.

Andi Badi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Bulukumba, KONI, Askab PSSI Bulukumba, masyarakat Bulukumba dan pengurus DPP KKB serta seluruh pihak yang berpartisipasi dalam kegiatan ini.

“Terima kasih banyak atas apresiasi dan kerjasamanya. Kami sarankan kepada para pemain agar menjaga sportifitas. Kepada para penonton jangan terprovokasi apalagi provokasi. Mari kita sukseskan kegiatan ini bersama-sama apalagi untuk menghadapi Porda 2020 mendatang,”sambungnya.

Bupati Bulukumba, AM Sukri Sappewali dalam sambutannya mengatakan kejuaraan sepakbola ini tentunya menjadi bagian dari upaya kita bersama untuk mewujudkan impian kejayaan kembali olahraga di Kabupaten Bulukumba.

“Terima kasih kepada pengurus DPP KKB atas inisiasi kejuaraan sepak bola ini semoga melalui ajang ini bisa mencari dan melahirkan bibit bibit atlet sepak bola berpotensi di Bulukumba,” ujarnya.

Dijelaskan juga di Bulukumba ini banyak bibit-bibit unggul atlet bola yang dapat dimaksimalkan potensinya untuk kemajuan olahraga kita.

“Kepada peserta selamat bertanding dan junjung tinggi sportifitas,” imbuhnya.

Pembukaan Kejuaraan KKB ini ditandai dengan pelepasan balon oleh Bupati Bulukumba dan kemudian dilanjutkan dengan pertandingan eksibisi antara pemain PSM All Star dan Gasiba Bulukumba All Star. Setelah menjalani 2 kali 45 menit, hasil pertandingan imbang dengan skor 3-3.

Turut menyaksikan, Dandim 1411 Bulukumba, Letkol Arm. Joko Triyanto, Kapolres Bulukumba AKBP Syamsu Ridwan, Ketua KONI, Andi Makkassau Karaeng. Lompo, Ketua Askab PSSI, Anggota DPRD Bulukumba Dapil V Isnayani, Dewan Penasehat KKB dan sejumlah Kepala OPD Pemerintah Kabupaten Bulukumba.