Aksi Kamisan Minta Polda Bebaskan Asrul

KabarMakassar.com — Komite Perlindungan Jurnalis dan Kebebasan Berekspresi (KPJKB) kembali menggelar Aksi Kamisan di depan Monumen Mandala, Jalan Jenderal Sudirman, Kamis (27/2).

Dalam orasinya, Koordinator Koalisi Pembebasan Kebebasan Pers (KPKP), Sofyan Basri meminta kepada Polda Sulsel agar membebaskan jurnalis berita.news, Muhammad Asrul karena dinilai melanggar prosedur hukum.

“Kami minta saudara Asrul dibebeskan karena kasus ini merupakan sengketa pers yang penyelesaiannya bukan dengan pidana tapi melalui dewan pers sesuai dengan undang undang nomor 40 tahun 1999,” kata Sofyan.

Apalagi, kata dia, tiga berita yang diperkarakan oleh pelapor merupakan murni karya jurnalistik yang berisi konten untuk kepentingan publik.

“Tiga berita yang dilaporkan itu karya jurnalistik, dan media tempat Asrul bekerja juga telah terverifikasi pada Dewan Pers,” katanya.

Dikonfirmasi terpisah, istri Asrul, Andi Hasriani Rantja mengatakan pihaknya telah mengajukan surat penangguhan penahan untuk Asrul kepada pihak Polda Sulsel tapi belum ada jawaban.

“Saya mewakili keluarga sudah memasukkan surat penangguhan penahanan dan ada sekitar 70 orang yang melakukan hal yang sama, tapi belum ada jawaban. Apalagi Asrul sementara sedang batuk,” kata Hasriani.

Oleh karena itu, ia berharap kasus yang menimpa suaminya tersebut dapat diselesaikan secepatnya. Karena, kata dia, dua anaknya sudah seringkali menanyakan keberadaan sang suami.

“Saya harap ini cepat selesai, karena Asrul itu tulang punggun keluarga. Apalagi dua anak saya juga sering menanyakan keberadaan suami saya,” pungkasnya.