Kapal Coral Adventure Tiba di Makassar, KKP Periksa Penumpang dan ABK

KabarMakassar.com — Kapal pesiar Coral Adventure yang mengangkut puluhan turis atau wisatawan mancanegara asal Australia dan sebelumnya sempat ditolak untuk berlabuh/sandar di Pelabuhan Palopo dan Bulukumba, hari ini tiba di Kota Makassar.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Makassar, Darmawali Handoko mengatakan, pihaknya telah melakukan rapat koordinasi dengan Otoritas Pelabuhan dan Dinas Kesehatan Makassar terkait kedatangan kapal pesiar COral Adventure tersebut.

Sesuai standar operasional prosedur (SOP), kata dia, kapal tersebut tidak boleh langsung sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

“SOP-nya sudah jelas. Dia berlabuh dulu di jarak 2 mil dari Pelabuhan Makassar, terus tim kita akan naik. Sekarang sementara pemeriksaan ini,” kata Darmawali melalui sambungan telepon, Rabu (11/3).

Boleh tidaknya kapal tersebut sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar, lanjut Darmawali, akan ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan kesehatan yang dilakukan oleh tim dari KKP terhadap seluruh awak dan ABK di kapal tersebut.

“Kalau hasil pemeriksaan menyatakan clear, tidak ada yang terjangkit penyakit menular atau penyakit yang harus dikarantina, dia baru mendapat izin untuk berlabuh atau sandar di Pelabuhan Makassar,” jelasnya.

Darmawali menambahkan, sebenanrnya SOP ini sama dengan yang diberlakukan di bandara terhadap para penumpang pesawat dari luar negeri.

“Sebenarnya sama dengan pesawat, kan itu banyak banget dari Malaysia, Arab Saudi dan negara lain. Sebenarnya sama (SOP-nya). Cuma kenapa ya kalau kapal pesiar ini heboh sekali,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Makassar, Rahmatullah juga menyampaikan jika kapal tersebut tak bisa langsung sandar di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar.

“SOP itu standar dan dimana-mana sama. Dia datang berlabuh sejauh 2 mil dari pelabuhan, kemudian semua awak dan penumpang kapal diperiksa oleh tim kesehatan dari KKP Makassar. Kalau ada suspect (Corona/Covid-19) di atas, tidak ada yang boleh turun, kecuali yang sakit itu langsung di bawa ke rumah sakit,” jelasnya.

Sekadar diketahui, berdasarkan informasi yang dihimpun, kapal pesiar Coral Adventure ini mengangkut 44 penumpang dan 34 ABK. Sebelumnya, kapal ini ditolak untuk bersandar di Palopo dan Bulukumba dikarenakan kekhawatiran pemerintah dan masyarakat di daerah tersebut terkait penyebaran Virus Corona (Covid-19).