SYL: Pertamina dan PLN Sudah Bekerja Maksimal

Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo. Foto : Dok.Humas

KabarMakassar.com — Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo atau biasa disapa SYL memberikan apresiasi bagi perusahaan BUMN PT. Pertamina dan PT. PLN Sulselbartra (Persero) yang dianggap telah bekerja maksimal.

Hal ini disampaikan Gubenur Sulsel SYL saat membuka kegiatan Gerakan 1000 (G1000) Kebaikan Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di Pelataran Phinisi Point, Jalan Metro Tanjung, Makassar Senin 4 Desember 2017.

Indonesia sebagai negara berkembang, ungkap Syahrul mengalami translasi atau pemindahan semua titik di dalam bidang tertentu pada bidang kebijakan energi. Sebagai implikasi dari perkembangan ekonomi lokal dan global terhadap kondisi geografis Indonesia menuju peradaban yang lebih baik.

Baca juga :   SYL "Dana 4 Miliar Untuk Pembangunan Kabupaten Gowa"

“Dalam hal ini, Sulawesi Selatan memposisikan diri sebagai bagian dari sentral Indonesia mengembangkan visi untuk menjadi pilar utama pembangunan nasional dan simpul jejaring akselarasi kesejahteraan,” kata Syahrul YL.

Pada kegiatan gerakan 1000 kebaikan ESDM ini, SYL mengharapkan pemerintah yang hadir dengan tugas berbeda melalui gerakan ini mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Walaupun cuma seribu lebih, ini menjadi ukuran dan bukti pemerintah hadir, ada yang dirasakan oleh masyarakat. Baik Pertamina dan PLN sudah bekerja maksimal dan muaranya Sulsel adalah provinsi terbaik di Indonesia,” sebut Syahrul Yasin Limpo

Baca juga :   Deng Ical: UMKM Stabilkan Perekonomian Makassar

Sementara itu, Kepala Dinas ESDM Gunawan Palaguna memaparkan kegiatan pada gerakan ini, diantaranya, penyerahan secara simbolis hasil pembangunan selama tahun 2017 di sektor ESDM berupa biogas sebanyak 367 unit.

Sosialisasi surat edaran gubernur dan penukaran tabung elpiji 3 kilogram menjadi tabung Bright Gas 5,5 kilogram sebanyak 100 unit, PLTS terpusat sebanyak 3 unit, PLTMH sebanyak 10 unit, SLO sebanyak 1000 unit dan sumur bor sebanyak 21 unit.

“Pembangunan biogas menggunakan limbah ternak telah dimanfaatkan oleh 2.500 kepala keluarga se-Sulsel,” kata Gunawan Palaguna.

Selain itu, Gunawan menjelaskan Pemprov Sulsel bekerjasama PT. Pertamina UPMS VII menyerahkan secara simbolis penukaran gas 3 kg menjadi tabung Bright Gas 5,5 kg.

Baca juga :   Tiga Wartawan Jeneponto Dapat Penghargaan Polri

“Ini sebagai sosialisasi bagi masyarakat golongan mampu agar tidak menggunakan gas LPG tiga kilogram bersubsidi, karena yang itu khusus untuk masyarakat miskin sehingga kuota tiga kilogram terpenuhi,” tutup dia. (*/ADV)

Penulis Nur Marwah Yuwa