Sulsel Gerbong Peredaran Narkoba di KTI

Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabar Makassar —– Kepala BNN Sulsel, Brigjen Pol Mardi Rukmianto mengatakan, saat ini Sulawesi Selatan menjadi pusat peredaran narkotika di Kawasan Timur Indonesia (KTI).

“Dari laporan yang kita terima, seluruh daerah di Kawasan Indonesia Timur termasuk Papua, Sulawesi. Semua narkoba se-KTI berasal dari Sulsel,” kata Mardi Rukmianto di kantor Gubernur Sulsel, Selasa, 12 September.

Mardi Rukmianto menyebutkan, pada tahun 2016 ada sebanyak 131.000 pemakai narkoba di Sulsel. Sementara ada 1.428 yang telah direhabilitasi, baik dari isntansi pemerintah maupun swasata.

“Sementara untuk pecandu berat 40 persen, sedangkan yang menggunakan jarum suntik 15 persen. Rata-rata pemakai di Sulsel mengonsumsi narkoba 3 kali sehari,” jelasnya.

Dengan angka peredaran dan pemakai yang ada di Sulsel, Rukmianto mengaku pihaknya akan berusaha menurunkan angka peredaran narkoba di Sulsel.

“Tapi peredarannya sangat cepat di masyarakat, artinya kita mengejar dengan berjalan, sementara peredarannya bekerja dengan cara berlari,” bebernya.

Sementara itu, Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo mengaku prihatin dengan peredaran narkoba yang ada di Sulsel. Untuk itu, narkoba ini akan menjadi pusat perhatian Gubernur kedepannya.

“Partisipasi masyarakat dalam penanganan narkoba sangat dibutuhkan dan pemakai narkoba ini harus turun, kalau di Sulsel sumbernya harus dihapuskan semuanya,” ungap Syahrul Yasin Limpo.

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.