Sudah 105 Pasien Positif Covid-19 di Sulsel Dinyatakan Sembuh

Pencegahan penyebaran Covid-19 melalui edukasi (Illustrasi/int)

KabarMakassar.com — Jumlah kasus virus Corona atau Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) masih terus bertambah. Berdasarkan data yang dirilis Dinas Kesehatan setempat, hari ini ada penambahan 8 kasus terkonfirmasi positif Covid-19 dan 7 pasien yang dinyatakan sembuh.

Tambahan 8 kasus positif Covid-19 tersebut tersebar di Makassar 5 kasus; Parepare 2 kasus; dan Soppeng 1 kasus. Dengan begitu, total kumulatif pasien positif Covid-19 di Sulsel hingga Ahad (26/4) sudah sebanyak 440 orang (299 dirawat, 105 sembuh, 36 meninggal.

Sementara untuk Pasien Dalam Pengawasan (PDP) jumlah kumulatifnya sebanyak 768 orang (441 dirawat , 248 sehat, 79 meninggal). Sedangkan Orang Dalam Pemantauan (ODP) jumlah kumulatifnya sebanyak 3.730 orang (1.077 proses pemantauan, 2.653 selesai pemantauan)

Untuk jumlah kasus per kabupaten/kota, Makassar dengan total kumulatif 336 kasus masih menjadi daerah dengan jumlah pasien positif terbanyak. Diikuti Kabupaten Gowa 29 kasus; Maros 26 kasus; Sidrap 17 kasus; Pinrang 5 kasus; Bulukumba, Enrekang, Tana Toraja, Pangkep, Takalar dan Parepare masing-masing 3 kasus; Luwu dan Soppeng masing-masing 2 kasus; Luwu Timur, Bone, Jeneponto, Luwu Utara, dan Wajo masing-masing 1 kasus.

Sedangkan untuk Sinjai, Palopo, Bantaeng, Toraja Utara, Selayar dan Barru, sampai hari ini masih nihil kasus positif Covid-19.

Secara nasional, jumlah total kumulatif pasien positif covid-19 di Indonesia sudah mencapai 8.882 orang. Dari jumlah itu, sebanyak 1.107 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh, dan 743 orang meninggal dunia.

Juru Bicara Pemerintah untuk Penganganan Covid-19, Achmad Yurianto mengatakan, tren angka kesembuhan kasus positif Covid-19 di Indonesia menunjukkan adanya kenaikan. Meski begitu, pemerintah tetap meminta masyarakat untuk disiplin melakukan physical distancing atau jaga jarak, menerapkan pola hidup bersih dan sehat, serta tidak mudik.

“Tetap di rumah, tetap jaga jarak, jangan mudik dan patuhi aturan dalam pembatasan sosial berskala besar (PSBB),” kata Yuri.

Sekadar diketahui, Covid-19 juga telah menyebar di 34 Provinsi dan 267 kabupaten/kota di Indonesia. Sebagai upaya dalam percepatan penanganan Covid-19, pemerintah daerah diminta untuk mengajukan penerapan PSBB di wilayahnya.

Sejauh ini, Kementerian Kesehatan telah menyetujui penerapan PSBB untuk dilakukan di Provinsi DKI Jakarta, Sumatera Barat, Kabupaten dan Kota Bogor, Kabupaten dan Kota Bekasi, Kota Depok Jawa Barat, Kabupaten dan Kota Tangerang; Kota Tangerang Selatan, Banten; Kota Pekanbaru, Riau, Kota dan Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cimahi, Jawa Barat.

Kemudian Kota Tegal, Jawa Tengah, Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kota Makassar, Kota Tarakan dan Kabupaten Gowa.

Selain PSBB, untuk mencegah penularan virus corona, pemerintah juga telah mengeluarkan larangan mudik ke kampung halaman hingga 31 Mei 2020.

Reporter :

Editor :

Firdaus

Redaksi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI