News

Strategi Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Strategi Dalam Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Kabar Makassar-- Sekira 3,6 juta orang penyalahguna narkoba baru sebagian yang menjalani perawatan dan masih banyak penyalahguna narkoba yang belum mendapatkan pelayanan rehabilitasi medis dan rehabilitasi sosial sehingga sangat rawan menjadi pasar terbuka jaringan sindikat peredaran gelap narkoba dan menimbulkan dampak buruk yang sangat berbahaya bagi kelangsungan kehidupan secara individu maupun kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melihat kerugian dan dampak buruk dari permasalahan tersebut, diperlukan suatu upaya yang terintergrasi dan sinergis dalam rangka memproteksi masyarakat terhadap Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dalam kehidupan individu dan kelompok masyarakat dengan moto “Mencegah lebih baik dari pada mengobati”

Oleh karena itu perlu wujud nyata komitmen bersama bagi seluruh elemen masyarakat bangsa dan Negara untuk memberikan proteksi terhadap individu dan masyarakat terhadap bahaya Penyalahgunaan Narkoba.

Dan penanganan penyalahguna serta pecandu narkoba secara terintegrasi kedalam sistem kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dan menjamin program rehabilitasi dapat diakses oleh semua orang yang membutuhkan.

Maka dari itu, diperlukan strategi dalam pencegahannya, dimana masyarakat secara bersama sama melaksanakan pencegahan baik melalui pencegahan berbasis keluarga , sekolah , tempat kerja , komunitas dan profesi.

Selanjutnya memfokuskan untuk menjadikan siswa atau pelajar SLTA dan Mahasiswa memiliki pola pikir, sikap, dan trampil menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba. Ketiga memprioritaskan para pekerja agar memiliki pola pikir, sikap, dan trampil menolak penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi Sulsel, Brigjen Pol Mardi Rukmianto mengatakan yang menjadi fokus perhatian kita adalah pelajar SLTA dan Mahasiswa oleh karena itu perlu pendekatan yang komprehensive dalam menangani sasaran ini.

"Dari strategi pencegahan tersebut , kita menetapkan rencana aksi yang dapat dilaksanakan dalam mencegah penyalahgunaan narkoba . Kita semua bisa menjadi subyek dalam melakukan pencegahan . Disamping aparat BNN sebagai leading sector, instansi pemerintah lainnya baik pusat maupun daerah juga lembaga bisnis dan sosial maupun individu dapat melakukan pencegahan
Sebagai obyeknya adalah masyarakat yang belum terkontaminasi masalah narkoba karena kalau sudah pernah memakai tentu membutuhkan metode yang berbeda," katanya.

Ia melanjutkan metode untuk membekali masyarakat , khususnya para siswa pelajar SLTA , Mahasiswa dan para pekerja agar memiliki pola pikir, sikap, serta trampil menolak cara cara penyalahgunaan narkoba adalah memberikan pendidikan pencegahan tentang narkoba dan dampak buruk apabila disalahgunakan , serta menyakinkan bahwa penyalahgunaan narkoba sangat berbahaya bagi kesehatan dan merusak kehidupan.

Foto: Int

Redaksi

Related Articles

Peresmian Gedung Baru RSIA Sentosa Peresmian Gedung Baru RSIA Sentosa Peresmian Gedung Baru RSIA Sentosa Peresmian Gedung Baru RSIA Sentosa Peresmian Gedung Baru RSIA Sentosa

Peresmian Gedung Baru RSIA Sentosa

Leave a Reply

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close