Stadion Barombong Gagal Rampung, Pejabat Ini Tebus Kesalahan

KabarMakassar.com — Kabid Humas Polda Sulsel dan Dirkrimsus Polda Kombes Pol. Yudhiyawan bersama Plt. Kadispora Sulsel melakukan pengecekan stadion bola yang ada di Barombong Selasa, 5 Desember 2017, sekitar Pukul 09.30 Pagi.

Pengecekan ini terkait dengan pemberitaan yang beredar di media tentang robohnya salah satu tribun yang ada stadion tersebut.

Plt. Kadispora Sulsel, Mukhlis mallajareng yang turut hadir meninjau bangunan stadion yang roboh, mengatakan bahwa kontraktor pada hari ini telah menyiapkan materialnya untuk memperbaiki bangunan yang roboh.

“Tidak boleh berhenti tetap seperti biasa kalau perlu di tingkatkan untuk mengejar ketertinggalan yang satu minggu kemarin. Aktifitas pengecoran kalau perlu di lipat gandakan mulai hari ini,” kata Mukhlis.

Baca juga :   Walikota Makassar dan Potensi Kerjasama dengan KSPBI

“Semua material sudah disiapkan semua, cuma memang untuk melanjutkan pembersihan jangan dulu di atas karna ada permintaan dari komisi E ingin meninjau juga kondisi di dalam, mau dia lihat langsung seperti apa, apakah memang faktanya seperti yang di hebohkan media atau tidak” kata Muklis

Lanjut, Mukhlis menyampaikan bahwa dari pengamatan di lokasi stadion kondisi stadion yang roboh tidak terlalu besar hanya 8×7.

“Teman teman media melihat sendiri bagaimana kondisi real di lapangan, tidak terlalu besar hanya 8×7 Meter” ujar Mukhlis

Selanjutnya bahwa instruksi lanjutan komisi E tetap lanjutkan pembangunan

Baca juga :   Pengerjaan Underpass belum dilanjutkan

Seperti yang dikatakan bahwa bangunan secara fisik tribun ini mulai di bangun tahun 2013 dengan pemasangan tiang pancang,

“Dan tahun 2014 melanjutkan tiang pancang sudah ada segmen di bangun sedikit disini di tribun timur, tambahnya, sambil menunjuk tribun bagian timur.

Dari anggaran 202 miliar, dan ditambah 330 miliar sudah mencapai 61, 2 persen, target selesai, 2020 rampung, 2018 diharapkan secara fungsional telah di gunakan, anggarannya kurang lebih 500 miliar, dengan luas lahan 3,88 hektar are dengan lokasi stadion ini 7 hektoare dan parkir 4 Hektoare.

“Jadi sampai ke laut itu sekitar 11 are semua, untuk sementara penanggung jawab pembangunan, PT Usaha subur sejahtera, kepala proyek pak charles” Tambahnya.

Baca juga :   FOTO: Sampah Menumpuk di Jalan Inspeksi PAM Manggala

Khusus untuk Biaya pembangunan sebesar 45 milyar untuk tribun selatan utara, dan dampak robohnya bagian selatan stadion yang memakan biaya 35 juta.

“salah satu alasan robohnya tribun bagian selatan yakni skafolding yang tidak mampu menerima beban dari atas sehingga bengkok setelah bengkok itulah melengkung, jadi kondisinya menjadi melengkung. Tambah Mukhlis.(*/sng)

Penulis Wawan Indrawan