Perusda
Bank SUlsel Bar

Diknas Tator Diminta Tuntaskan Persoalan Pungli Sekolah

2 weeks, 1 day ago Oleh Hendra N. Arthur
Diknas Tator Diminta Tuntaskan Persoalan Pungli Sekolah
Ilustrasi

KabarMakassar.com -- Maraknya sejumlah pungutan biaya seragam sekolah di Tana Toraja sangat di sayangkan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Tana Toraja.

Hal tersebut seperti disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulsel, Irman Yasin Limpo saat di konfirmasi awak KabarMakassar.com, Minggu, 7 Oktober 2018.

Diknas Pendidikan Kabupaten untuk menyelesaikan masalah tersebut "Kalo SD, SMP itu diharapkan Kabupaten (Dinas Pendidikan) yang menyelesaikan," urainya melalui pesan singkat via Whats App.

Kepala Dinas Pendidikan Tana Toraja yang di konfirmasi melalui telepon selularnya mengaku sangat menyayangkan kelakuan para Kepala Sekolah yang melakukan pungutan tanpa konfirmasi dinas setempat dan segera menindak lanjut kasus tersebut.

"Sangat disayangkan kelakuan-kelakuan seperti itu. Dalam waktu dekat saya akan panggil kepsek bermasalah itu," tegas Kepala Dinas Anton Toding saat di konfirmasi di Makale, Sabtu 6 Oktober 2018.

Hal ini sendiri terungkap saat jurnalis KabarMakassar.com melakukan interview singkat dengan sejumlah Kepala Sekolah di Tana Toraja.

"Bupati tator perbolehkan kami, Kepala Sekolah lakukan pungutan kepada siswa," kata Kepsek SDN 177 Se,seng, Harpiani kepada KabarMakassar.com.

Kepsek SD Negeri Se,seng yang terletak di Kecamatan Bittuang Kabupaten Tana Toraja ini mengaku telah mewajibkan siswa membeli baju olahraga dan baju batik.

Saat ditemui pihak sekolah mengaku hal ini tidak diketahui oleh Dinas Pendidikan setempat. "Kami tidak sampaikan kepada Kadis Pendidikan karena kami sesuaikan dengan hasil pertemuan dengan pak Bupati Tana Toraja. Pak Bupati memperbolehkan kami lakukan penarikan dana itu kepada siswa," ucapnya.

Adapun sejumlah uang yang dipungut kepada siswa bervariasi. Ada dua macam yakni pembelian baju olahraga Rp85 ribu, sedangkan pembelian baju olah raga sebanyak Rp75 ribu per siswa. Sumber dana yang dipungut ke siswa itu, melalui alokasi bantuan dari Program Indonesia Pintar (PIP).

Sedangkan Bupati Tana Toraja, Nicodemus Biringkanae yang di temui di Tammuan Mali Makale beberapa waktu yang lalu bungkam saat dikonfirmasi awak media.