Soal Penertiban Penjualan Minol, Kadis Perindag Bilang Begini

Ilustrasi - INT

KabarMakassar.com — Upaya penegakan Peraturan Daerah (Perda) dan Peraturan Walikota (Perwali) Makassar tentang penjualan minuman beralkohol (minol) hingga kini masih dianggap lemah. Pasalnya, masih ada beberapa Mall, Cafe dan Restoran di Kota Makassar yang lokasinya berdekatan dengan tempat ibadah namun tetap menjual barang haram itu.

Padahal, sudah sangat jelas disebutkan dalam pada Pasal 33 Ayat 1 peraturan tersebut, bahwa pendirian tempat usaha rumah bernyanyi keluarga, karaoke, club malam, diskotik dan panti pijat yang menjual minol, dilarang berada dalam radius 200 meter dari tempat ibadah dan sekolah.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Makassar, A. Muh Yasir yang dikonfirmasi terkait penerapan aturan tersebut, mengaku jika pihaknya hingga saat ini masih menunggu arahan dari Pj Wali Kota Makassar untuk melakukan penertiban atau menutup Cafe, Mall dan Restoran yang menjual minol secara bebas, termasuk yang berlokasi dekat dengan sekolah dan tempat ibadah.

“Kalau ada perintah, ya segera ditutup. Kan begitu. Tergantung disposisi pak wali kota,” kata Yasir, Kamis (20/2).

Sebelumnya, Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb beberapa hari lalu mengatakan, secara aturan, Mall, Cafe dan Restoran sebenarnya boleh menjual minuman beralkohol jika memiliki izin resmi.

Meski begitu, Iqbal juga mengakui jika selama ini ada kesalahan dalam manajemen penjualan minoldi Kota Makassar.

“Memang secara resmi penjualan minol boleh di Cafe, tetapi harus minum di tempat dan tidak menyalahi aturan-aturan yang berlaku,” kata Iqbal.

Menurut dia, tempat usaha yang beroperasi tidak sesuai dengan aturan pemerintah kota harus ditutup, termasuk yang melakukan penjualan minol tidak sesuai dengan izin.

“Harus ditutup dan tidak boleh lagi. Menjual itu harus sesuai dengan izinnya. Kalau izinnya Cafe, ya harus Cafe. Tidak boleh yang lain,” tegasnya.

Sekadar diketahui, desakan agar Pemerintah Kota Makassar bertindak tegas dalam penerapan Perda dan Perwali terkait penjualan minol di Mall, Cafe dan Restoran ini juga sudah disampaikan Komisi A DPRD Makassar. Namun sampai saat ini, belum ada tindakan tegas dari pihak Pemkot Makassar.

Reporter :

Editor :

Qyswanty

Firdaus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI