SKKNI, Disnaker Berlakukan Sertifikasi Manja Rong

Kabar Makassar —– Sebagai bentuk perhatian pemerintah dalam meningkatkan kompetensi kerja dan daya saing Sumber Daya Manusia (SDM) Indonesia, Kementerian Ketenagakerjaan melakukan percepatan penerapan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKNNI).

“Penerapan SKKNI di semua sektor dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi dan daya saing para pekerja Indonesia agar bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” kata Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan RI, Hery Sudarmanto dalam keterangan tertulis beberapa waktu yang lalu.

Baca juga :   Pelaksanaan Transaksi Non-tunai 1 Januari 2018

Hal tersebut diungkapkan Hery saat membuka acara ‘Bincang Perspektif Trakindo’ yang mengusung tema ‘Sertifikasi Kompetensi Tingkatkan Kualitas SDM’.

Berdasarkan Data Kementerian Ketenagakerjaan, per bulan Juni 2017 tercatat 624 SKKNI dari sembilan sektor yaitu sektor Pertanian, Peternakan, Kehutanan dan Perikanan, Pertambangan dan Penggalian, Industri Pengolahan, Listrik, Gas, dan Air Bersih, Konstruksi, Perdagangan, Hotel dan Restoran, Pengangkutan dan Komunikasi, Keuangan, Real Estate dan Jasa Perusahaan dan sektor jasa lainnya.

Baca juga :   1162 ASN Pemkot Makassar Peroleh Tanda Kehormatan

SKKNI ini menjadi acuan dalam pelatihan, pengembangan karier serta peningkatan kompetensi dan produktivitas yang diakui seluruh pemangku kepentingan dan berlaku secara nasional di wilayah Indonesia.

Di Makassar sendiri, Dinas Tenaga Kerja Kota Makassar melakukan salah satu upaya untuk mengoptimalkan kewirausahaan di sektor masyarakat lorong dengan melakukan sertifikasi kepala setiap calon wirausahawan di program Mae Ki Anjama (Manja) Rong.

Baca juga :   HUT Makassar, Dinsos Siapkan Nikah Gratis

Pelatihan yang telah dilakukan sejak Mei lalu, berlangsung di setiap wilayah kecamatan di Makassar. 22 Juni 2017.

[divider sc_id=”sc656352010124″]divider-3[/divider]

[team layout=”2″ staff=”489″ sc_id=”sc636126904018″]