Setelah Gizi Buruk, Daerah Ini Diserang Lagi Lumpuh Layu

Kabar Makassar, Bulukumba — Nasib naas yang dialami oleh Nurfadillah, seorang bocah perempuan berusia 10 tahun ditemukan mengalami lumpuh layu sejak lahir.

Hidupnya saat ini memprihatinkan. Karena ia tidak bisa berbuat banyak. Ia hanya pasrah menjalani penyakit yang dideritanya sejak lahir itu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun redaksi, bocah ini tinggal bersama sang nenek Jumansang yang berumur 62 tahun. Mereka menetap di sebuah Gubuk sederhana di Desa Lemnanna, Kecamatan Kajang, Kabupaten Bulukumba, Sulaweesi Selatan.

Bocah ini menggantungkan hidupnya sehari-hari pada sang nenek dan juga belas kasihan dari orang – orang dermawan lainnya.

Namun yang membuat miris, sang nenek yang diharapkan dapat mengasuh dan menghidupinya. Ternyata sedang menderita penyakit yang sama yakni lumpuh layu dan penyakit beri – beri.

Baca juga :   Pemprov Sulsel Bantah Pengerukan Pasir Laut di Takalar
Seorang nenek, Jumansang berumur 62 tahun di Kabupaten Bulukumba, Sulsel menderita penyakit beri – beri. Foto : Harlink

Terkait dengan hal itu, Sekretaris Organisasi Daerah Ikatan Cendekiawan Muslim Indonesia (ICMI) Hermayanto saat dikonfirmasi, Senin 27 November 2017 membenarkan adanya kondisi tersebut di Kabupaten Bulukumba.

Menurutnya, apa yang dialami oleh keluarga nenek Jumasang harus menjadi perhatian khusus pemerintah dan semua pihak.

“Melihat kondisi gubuk yang di tempatinya, tentunya sang nenek bersama cucunya ini sangat membutuhkan perhatian dari pemerintah setempat,” jelasnya

Apalagi, lanjut dia, pemerintah saat ini telah menyediakan berbagai program yang berkaitan dengan kesehatan. Maka kondisi seperti ini mestinya tidak terjadi lagi.

Baca juga :   Jaksa Agung Puas dengan Ruang Kajian Kejaksaan UNHAS

“Saya yakin ini soal kesehatan yang tidak terjaga dan terpenuhi. Maka kedepannya, kesehatan perlu menjadi perhatian serius. Sosialisasi kesehatan masyarakat harus sampai pada kalangan masyarakat bawah,” tutur pria yang akrab disaba Anto.

Lebih jauh, mantan Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Bulukumba ini mengatakan bahwa kesehatan merupakan hak semua masyarakat sehingga perlu dijadikan sebagai perhatian serius dari pemerintah setempat apalagi anggaran kesehatan saat ini terbilang tinggi.

“Jadi kedepan perlu diefektifkan lagi dan harus lebih ditingkatkan terkait penyelenggaraan program kesehatan,” pungkas Sekretaris Organisasi Daerah ICMI Hermayanto.

Baca juga :   Tajuk : Genderang Perang Sang Petahana

Sekedar diketahui, sebelumnya juga telah viral disosial media, Komeng (17) yang tinggal di Dusun Tamampalalo Desa Tamatto, Kecamatan Ujungloe Kabupaten Bulukumba yang sudah 10 tahun terbaring lemah akibat menderita gizi buruk.

Namun demikian, pemerintah daerah tanggap kemudian langsung mendatangi rumah Komeng dan membawanya langsung ke rumah sakit untuk ditangani khusus oleh tim Dokter. (*/nck)

Penulis Suharlim Syamsuddin