Setelah 38 Tahun, Lapas Bulukumba Dapat Anggaran Renovasi

Tampilan baru Lapas Klas II A Bulukumba, setelah di renovasi

KabarMakassar.com — Renovasi Gedung Perkantoran dan blok hunian Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II A Bulukumba, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kecamatan Gantarang, Kabupaten Bulukumba, telah berakhir.

Dengan total anggaran sebesar Rp10,2 Miliar yang dibagi menjadi 3 bagian yaitu perencanaan, pengawasan dan fisik. Dari anggaran tanggap darurat bencana menteri Hukum dan HAM R.I melalui Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.

Musibah Angin puting beliung Yang melanda Lapas Bulukumba pada bulan Mei tahun 2018 lalu, membuat Kementrian Hukum dan HAM memberikan Anggaran Tanggap darurat melalui Direktur Jenderal Pemasyarakatan

Kepala Lapas Klas II A Bulukumba, Saripuddin Nakku mengatakan, anggaran yang digunakan untuk renovasi bersumber dari Kementerian, setelah usulan pihaknya ditolak oleh Pemda Bulukumba. Menurutnya, renovasi Lapas juga harus dilakukan setelah bencana angin puting beliung pada Mei 2018 lalu melanda Bulukumba dan memporak-porandakan sebagian bangunan Lapas.

“Berdasarkan informasi dari sini, Pemerintah Kabupaten Bulukumba itu tidak memberikan bantuan untuk perbaikan. Tetapi ini kembali diusulkan berdasarkan surat Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB),” kata Kalapas Bulukumba.

Saripuddin Nakku menjelaskan, anggaran DIPA Kementerian tersebut turun pada bulan Oktober 2019 lalu. Tanpa melalui tender. “Memang sudah waktunya, Dipa Online ini turun tanggal 10 Oktober 2019 dan langsung dilakukan koordinasi ke seluruh instansi yang terlibat,” jelasnya.

DIPA tersebut khusus Penanggulangan Bencana yang sesuai Peraturan Presiden Nomor 16 Tahun 2018 tentang Penanggulangan Bencana. Dengan Peraturan Pengadaan Barang dan Jasa Nomor 13 Tahun 2018. “Ini pengerjaannya hanya 60 hari atau 2 bulan. Alhamdulillah selesai tepat pada waktunya tanggal 30 Desember 2019″ pungkas pria kelahiran Kabupaten Takalar ini”.

“Tahap proses pengerjaan renovasi ruangan dan blok hunian warga binaan Lapas Klas II A Bulukumba kini telah selesai” ujarnya, dalam pembangunan ini tembok keliling lapas mengalami penambahan ketinggian mencapai dua meter dari tembok sebelumnya dan dilengkapi kawat anti panjat ada sebelas item yang direnovasi diataranya Gedung Perkantoran, pagar tembok keliling, selasar, dapur, blok hunian warga binaan dan ada satu ruangan baru yang dibangun yakni ruang kunjungan.

Lapas yang dihuni kurang lebih tiga ratus warga binaan ini, sejak tahun 1981 belum pernah mendapatkan anggaran renovasi. “Sejak 1981 artinya sudah 38 tahun Allhamdulillah baru dapat anggaran renovasi ini” pungkasnya.

Seperti diketahui hanya ada lima Provinsi se-Indonesia yang mendapatkan anggaran renovasi dari dana tanggap darurat bencana ini.

Reporter :

Editor :

Fitriani Lestari

Andi Fitrayadi

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI