News

Serapan APBD Makassar di Bawah 50 Persen

Serapan APBD Makassar di Bawah 50 Persen

Kabar Makassar --- Kepala Bagian Keuangan Kota Makassar, Erwin Haiya mengatakan serapan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Makassar pada Triwulan II 2017 yang masih sedikit dianggap dalam posisi yang wajar, ini dikarenakan masing-masing SKPD memiliki pertimbangan tertentu.

"Tidak bisa dipungkiri memang jumlah masih di bawah standar, jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya berdasarkan evaluasinya," ujarnya usai pelaksanaan rapat Monitoring dan Evaluasi program kegiatan Triwulan II di Ruang Rapat Sipakale'bi, Balai Kota Makassar. Senin, 24 Juli 2017.

Menurutnya, hasil evaluasi semester pertama Triwulan II merupakan dasar penyusunan APBD Perubahan, sehingga ketika SKPD melakukan evaluasi, mereka dapat mengusulkan anggaran ataupun kegiatan apapun dilakukan. Untuk mencukupkan anggaran yang tersisa.

"Tapi bisa kita lakukan untuk kegiatan yang mendesak dan membutuhkan waktu yang bisa mampu diselesaikan sampai Desember 2017 ini," tambahnya.

Selain itu, evaluasi anggaran yang dilakukan tidak hanya berkaitan dengan aspek pendapatan, melainkan berkaitan pula dengan belanja. Sehingga terjadi keseimbangan yang perlu dirasionalkan.

Selanjutnya bahwa evaluasi ini tidak hanya berkaitan dengan aspek pendapatan, supaya terjadi keseimbangan. Keseimbangannya bahwa itu perlu juga dirasionalkan sesuatu harus seimbang antara belanja dan pendapatan juga harus kita lakukan yang sama

"Beberapa penyampaian dari SKPD ada yang berkaitan dengan proses pengadaan barang dan jasanya itu masih terjadi kendala. Saya sudah sampaikan untuk segera lakukan inventarisasi yang belum disampaikan, itu artinya tahapan pelelangan sudah bisa dimulai," pungkasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Makassar, Hadijah Iriani Ridwan membeberkan persentase serapan anggaran triwulan II oleh masing-masing SKPD hanya sekitar 40 persen.

Hal ini masih di bawah dari target yang ditetapkan, yakni sekitar 50 persen anggaran harus sudah terserap pada triwulan II atau semester I.

Foto: Int.

Marwah Ismail

Journalist

Pewarta yang telah memiliki sertifikasi "Jurnalis Muda" dari Dewan Pers. Mahasiswi Jurusan Broadcast Universitas Fajar ini aktif menulis sejak 2013 lalu.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close
%d bloggers like this: