Sejumlah Kandidat Doktor dan Magister Unhas “Diadili”

Gelar Doktor Unhas
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabar Makassar — Sebanyak 303 mahasiswa Program Pascasarjana Universitas Hasanuddin, Selasa (27/9) ‘’diadili’’ di Ruang Rapat A Lantai IV Gedung Rektorat Unhas, karena terlambat menyelesaikan pendidikan sesuai jadwal waktu yang ditetapkan. Dari jumlah itu, 92 orang kandidat doktor (S-3) dan 211 calon magister (S-2).

Para mahasiswa S-3-S-2 terdiri atas Fakultas Ilmu Budaya (FIB, 4-7), Hukum (25-56), Ekonomi (21-19), Teknik (9-3), Fisip (6-14), Kedokteran (9-2), Pertanian (–4), MIPA (1-6), Peternakan (–1), FKM (–38), Kehutanan (–1), Farmasi (–11), dan Sekolah Pascasarjana (17-49).

Di depan pewawancara yang terdiri atas Prof.Dr.Ir.Syarifuddin bin a. Omar, M.Sc dan Prof.Dr.Ir.Muh.Restu, MP( Kelompok A), Prof.Dr.Ir.Salengke, M.Sc. dan Dr.Ir. Muhammad Ramli, MT (B), Dr.Ir.Nasaruddin Salam, MT dan Dr.Ir.Prastawa Budi M.Sc. (C), Prof.Dr.Ir.Asmudin Natsir, M.Sc. dan Prof.Dr.Ir.Murizal Muin, M.Sc. (D), para mahasiswa yang “tersangka” tersebut harus menjawab sejumlah pertanyaan yang berkaitan dengan kemajuan pendidikan mereka dan menyanggupi menyelesaikan pendidikan mereka secepatnya.

Ini merupakan cara baru yang dilaksanakan Unhas dalam upaya mendorong para mahasiswa Program Pascasarjana “sadar” menyelesaikan pendidikannya. Pada sisi lain, akan memperkecil angka drop out mahasiswa sekolah pascasarjana itu. Setelah hasil wawancara ini, barulah perpanjangan masa studi mereka direstui. [MDA]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.