Sejumlah Apotek di Gowa Kehabisan Stok Masker

Ilustrasi. Foto: womensweekly.com.sg)

Kabarmakassar.com — Warga Kabupaten Gowa mengeluhkan langkanya ketersediaan alat pelindung diri khususnya untuk pernapasan atau masker, di sejumlah toko dan apotek di wilayah tersebut, sejak ramainya pemberitaan terkait penyebaran Virus Corona.

Salah seorang warga Kabupaten Gowa, Ishak mengaku sudah mendatangi beberapa Apotek yang ada di wilayah Sungguminasa. Namun, stok masker di semua Apotek yang didatanginya tersebut sudah habis terjual.

“Tadi saya mencari masker di beberapa apotek di daerah Sungguminasa, tapi semua yang saya datangi katanya sudah habis,” kata Ishak, Selasa (3/3) sore.

Mendapat informasi tersebut, Kabar Makassar coba mendatangi beberapa Apotek di wilayah Sungguminasa. Salah satunya yakni Apotek Generik yang berlokasi di Jalan Sultan Hasanuddin.

Menurut Rahma, salah seorang karyawan di Apotek tersebut, stok masker mereka sudah habis terjual sejak pagi tadi.

“Tadi pagi barangnya ada sekitar jam 08:00 WITA. Tapi hanya satu jam, semua stok masker kami sudah habis terjual,” kata Rahma.

“Harganya pun mengalami kenaikan yang normalnya hanya Rp2.000 per lembar, naik menjadi Rp3.000 hingga Rp3.500 per lembar,” tambahnya.

Sama dengan di Apotek sebelumnya, stok masker di Apotek Kimia Farma yang ada di Sungguminasa juga habis.

“Sudah lama kami kosong (masker). Bahkan dari kemarin malam, banyak yang cari di sini. Tapi sudah habis. Semua masker di Kimia Farma di Gowa sudah habis,” kata salah seorang karyawan di Apotek tersebut yang meminta namanya dirahasiakan.

Sebelumnya, Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan meminta warga Gowa untuk tidak panik dalam menanggapi adanya pengumuman resmi dari pemerintah pusat soal adanya dua warga negara Indonesia (WNI) di Depok, Jawa Barat, yang dinyatakan positif terjangkit Virus Corona. Meski begitu, Adnan tetap meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan.

Menurut Adnan, sejauh ini pemerintah pusat sudah melakukan sejumlah langkah dan upaya pencegahan penyebaran Virus Corona di Indonesia.

“Pemerintah mulai dari tingkat kabupaten, provinsi hingga pusat terus bersinergi dalam melakukan langkah pencegahan penularan. KIta harap dan kita minta masyarakat tenang dan tidak panik,” kata Adnan.

Reporter :

Editor :

Abdul Kadir

Daus

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI