Sejarah Peradaban Api Hingga Keberadaan Kompor

Kompor Atau Tungku dari tanah liat [Foto:Int]

Kabar Makassar– Kemajuan era globalisai dan teknologi membawa banyak perubahan ditengah masyarakat modern saat ini. Mulai dari transportasi yang bisa diakses dengan online hingga memasak menggunakan tenaga listrik dan tidak lagi menggunakan tungku api seperti sediakala.

Namun, tak banyak yang tahu tenang asal muasal dari kehadiran kompor yang hampir seluruh masyarakat dibelahan dunia telah menggunakannya untuk mematangkan bahan mentah menjadi makanan matang.

Sebelum kompor yang menggunakan gas ada, pada tahun 1849, Alexis Soyer memperkenalkan kompor minyak tanah portabel.

Kompor dengan tekanan udara yangn dicampur minyak tanah (mirip dengan kompor pedagang kaki lima jaman dulu). Sedang lainnya adalah kompor minyak tanah yang tidak bertekanan udara karena menggunakan sumbu kompor. Namun, tidak diketahui secara pasti kapan kompor ini ditemukan.

Baca juga :   571 Peserta Ikut Bela Negara

Diketahui sejak peradaban manusia dimulai, mereka sudah banyak mengenal api baik untuk penerangan ataupu untuk memasak.

Saat itu, Bangsa Timur (China, Korea, dan Jepang) sudah lebih dulu mengenal tungku dari pada bangsa barat.

Tengku Api ada di China sejak Dinasti Qin (221-206/207 SM), yang terbuat dari tanah liat. Desainnya mirip dengan kamado di Jepang yang ada pada priode Kerajaan Kofun di abad 3-6.

Kamado berbentuk kotak persegi yang mengurung api dengan lubang di atasnya untuk menaruh panci. Dan tingginya selutut orang dewasa serta menggunakan kayu atau batubara sebagai bahan bakarnya yang dimasukkan dari lubang bagian depan. Kamado berkembang dan terus digunakan hingga priode Kerajaan Edo (1603-1867).

Sedangkan, penduduk Eropa pada abad pertengahan, masih memasak secara terbuka dengan kayu baker. Yang kemudian berkembang dengan membuat lantai yang lebih rendah untuk memasak.

Baca juga :   Memukau Tim IGA 2017, Danny Paparkan Lima Inovasi Strategis di Makassar

Yangn selanjutnya, dikenal juga memasak menggunakan perapian dari susunan batu batu. Lalu perapian kemudian dibuat setinggi pinggang dan dilengkapi dengan cerobongn asap.

Dengan cara ini memasak bisa dilakukan sambil berdiri, dengan meletakkan panci persis diatas api, digantung dengan tiang tiang atau kaki tiga. Untuk mengatur panas tingga menaikkan atau menurunkan posisi panci.

Sementara kehadirian kompor gas, berdasarkan sejarah yang berkembang. Pertama kali dibuat pada tahun 1820, namun masih dalam bentuk eksperimen dan bersifat rahasia.

Kemunculannya baru benar benar pertama kali pada World Fair di London pada tahun 1851. Dan mulai tahun 1880 kompor gas semakin dikenal masyarakat luas dan berkembang secara komersil, walaupun agak terhambat karena pertumbuhan jaringan pipa yang lamban.

Baca juga :   Makan Di Sini, SYL Selalu Ingat Masa Muda

Pada September 1859, George B. Simpson di Washington Dc, Amerika Serikat mematenkan kompor listrik yang menggunakan pemanas dari kumparan.

Prinsipnya, energi listrik diubah menjadi energi panas lewat kumparan. Dan seiringn perkembangan jaman, di tahun 1970 muncul ide untuk menggantikan kumparan kawat dengan glass-caramic, sehingga kompor termuktahir saat ini tidak berbau, berasap dan ringkas. (Berbagai Sumber)

[divider sc_id=”sc950200838682″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”1694″ sc_id=”sc478300241296″]