News

Sanksi bagi Kendaraan Umum yang menggunakan Rotator dan Sirena

Sanksi bagi Kendaraan Umum yang menggunakan Rotator dan Sirena

Kabar Makassar-- Aparat jajaran Satlantas Polres Gowa yang pagi tadi melaksanakan giat penertiban pengemudi truk anak dibawah umur dan penggunan rotator serta sirene berhasil mengamankan beberapa pengguna rotator dan sirene yang pertuntukannya bukan untuk kedaraan pribadi atau umum.

Humas Polres Gowa, Akp M Tambunan yang dikonfirmasi via telephone selularnya membenarkan akan adanya tindakan prefentif dan persuasif terhadap penyalahgunaan rotator dan sirene pada kendaraan umum dan pribadi yang telah beberapa kali teridentifikasi melintas di jalan.

"Jadi kita terus melakukan operasi sasar termasuk para pelajar yang dibawah umur, operasi seperti ini rutin kita lakukan apalagi sekarang itu banyak anak yang mengemudi dan menggunakan rotator jadi itu kita batasi dan kita menghimbau kepada masyarakat tidak menggunakannya. Serta kita himbau kepada pihak rumah sakit agar tidak menggunakan rotator karena sudah ada sirene," kata Akp M Tambunan. Kamis 12 Oktober 2017.

Demikian juga hal dengan para pengemudi dan pemiliki mobil jenazah serta club club motor, itu diberi himbauan agar lebih tertib dan menghargai pengguna jalan lain serta tidak ugal ugalan karena hal itu merupakan penyebab terjadinya kemacetan lalulintas yang dapat berakibat pada rasa kesal pengguna jalan lainnya, sehingga menimbulkan keributan bahkan kecelakaan lalin.

"Jadi bagini, situasi dengan kekukatan massa seperti itu pasti kita tertibkan tapi jika keadaannya mengantar jenazah kan tidak mungkin kita tilang. Tapi kita lakukan tindakan persuasif yang diperuntuhkan bagi pengguna rotator termasuk club motor. Sebenarnya hal ini sudah sering kita lakukan bahkan sudah menyasar ke sekolah. Penindakan sesuai dengan tilang dan pasal UUD tilang yang sudah jelas," jelasnya.

Lebih lanjut ia menuturkan, bahwa tindakan dan himbauan seperti ini bukan saja dilakukan bagi pengguna rotator dan sirene tapi juga motor dengan knalpot besar yang tidak sesuai standar.

"Pengendara motor dengan knalpot besar juga telah kita himbau bahkan himbauan seperti ini telah kita lakukan hingga keskolah sekolah. Teguran sudah sering kita lakukan bahkan sampai penilangan hanya itu kita perkuat dengan himbauan himbauan agar masyarakat lebih peka dan tertib lalulintas," tutupnya.

Arini Wulandari

Journalist

Aktifis mahasiswi ini mulai aktif menulis sejak 2014 lalu. Kemampuan komunikasi personalnya di ekspresikan dalam bentuk karya jurnalistik.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close
%d bloggers like this: