News

Rekomendasi Pilwali dari Parpol Untuk Danny Bersyarat

Rekomendasi Pilwali dari Parpol Untuk Danny Bersyarat

Kabar Makassar-- Meski incumbent Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto telah mengantongi restu dari beberapa partai politik untuk maju pada Pemilihan Wali Kota Makassar 2018 mendatang.

Namun, restu tersebut tidaklah gratis. Pasalnya, parpol yang condong ke Danny sapaan Wali Kota Makassar menginginkan adanya barter kepentingan politik. Seperti misalnya apa yang akan didapatkan oleh partai jika memberi rekomendasi kepada petahana Danny.

Sejumlah partai tersebut diketahui adalah PKS, PAN, PPP, dan Gerindra. Dimana masing masing parpol ini akan memberikan rekomendasi yang sah untuk digunakan mendaftar ke Komisi Pemiliha Umum (KPU) kepada petahana Danny dengan syarat yang berbeda beda.

Seperti misalnya PPP akan memberikan rekomendasinya dengan syarat menitipkan satu nama dari kader PPP yang akan mendampingi petahana Danny memimpin di Pemerintahan Kota
Makassar.

Tapi, arah dukungan dari parpol parpol yang condong ke petahana Danny tersebut sewaktu  waktu dapat berubah jika tidak ada titik temu yang di dapatkan dalam pengusungannya.

Padahal sebagai incumbent seharusnya Danny Pomanto memiliki nilai tawar yang tinggi, tapi hingga saat ini Danny belum mendapat rekomendasi resmi dari parpol untuk ke KPU.

Pemicu dari hal tersebut karena adanya dukungan 'dini' dari dua parpol pemegang kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar.

Diketahui sejumlah elite parpol pemegang kursi menyusul memberikan sinyal sinyal dukungan ke petahana. Seperti PPP (5 kursi), PAN (4 kursi) sehingga total sembilan kursi di DPRP
Makassar.

Dan jika isyarat Partai Demokrat (7 kursi), Gerindra (5 kursi), PKS (4 kursi), Dan PDIP (4 kursi) totalnya bisa mencapai 34 kursi. Sehingga bukanlah 'isapan jempol' petahana Danny dapat membawa koalisi besar pada Pilwali Makassar.

Karena syarat untuk mengusung pasangan calon wali Kota Makassar dari parpol dan koalisi parpol minimal 10 kursi atau 20 persen dari total kursi DPRD Makassar.

Sehingga dari beberapa parpol yang ada di DPRD Makassar tersida Golkar (8 kursi), NasDem (5 kursi), PKPI (1 kursi), dan PBB (1 kursi). Sementara Golkar NasDem telah mengumumkan akan berkoalisi.

Jika hal itu benar benar terjadi maka poros baru tersebut sudah bisa mengusung pasangan calon, sehingga hanya akan terbentuk dua poros dalam pilwali nanti.

Tetapi pilihannya, apakah PKPI dan PBB akan ke kubu petahana Danny atau keporos baru ? Begitupun dengan partai Demokrat. Dan untuk poros ketiga bisa saja datang melalui jalurindependen, dan petahana Danny bisa saja melawan kotak kosong jika koalisi Golkar NasDem bubar.

Arini Wulandari

Journalist

Aktifis mahasiswi ini mulai aktif menulis sejak 2014 lalu. Kemampuan komunikasi personalnya di ekspresikan dalam bentuk karya jurnalistik.

Redaksi

Related Articles

Close
Close

Please enter your username or email address. You will receive a link to create a new password via email.

Close

Close