Rawan Genangan di Titik Ini, DPU Lakukan Pengangkatan Sedimen

Kabarmakassar.com— Mengantisipasi timbulnya genangan dan banjir di sejumlah titik Kota Makassar, Dinas Pekerjaan Umum (DPU) melakukan pengangkatan sedimen.

Kabid Drainase dan PSDA Dinas Pekerjaan Umum (PU) Makassar, Fuad Azis mengatakan telah mengerahkan 480 satuan petugas (satgas) untuk melakukan pengangkatan sedimen di titik strategis yang berlangsung sejak awal tahun 2017.

Menurut Fuad, pengangkatan sedimentasi ini salah satu cara praktis mencegah terjadinya genangan di kota Makassar.

“Alasan kenapa sampai kami fokus melakukan pengangkatan sedimentasi itu tujuannya untuk mengoneksikan saluran tersier ke sejunder hingga ke primer atau dari saluran pemukiman padat masuk ke kanal besar untuk di buang ke laut,” katanya, 16 Oktober 2017.

Baca juga :   NasDem Sulsel Teruskan Usulan Pemecatan Indira

Saat ini Dinas PU, kata Fuad menjamin tidak akan terjadi genangan berlarut-larut jika tidak terjadi pasang di laut.

“Kalau pasang di laut tentunya, kota kita akan terjadi genangan. Hal ini tak bisa kita hindari. Laut yang menjadi tempat buangan justeru mengirimkan air lebih besar ke kota,” katanya.

Meski demikian, pihaknya tetap berupaya agar musim penghujan di Makassar tidak memberikan dampak buruk bagi masyarakat.

Baca juga :   Kenapa Masyarakat Sulsel Menyukai Nurdin Abdullah

Ada titik rawan di antaranya kawasan Jalan Pettarani, Jalan Urip Sumohardjo, dan Jalan Perintis Kemerdekaan.

Selain penanganan genangan di Makassar seperti pengangkatan sedimentasi, pemeliharaan dan pembangunan drainase baru juga telah dilakukan.

Di antara pembangunan saluran drainase baru seperti Jalan Mannuruki, Jalan Paccerakkang, Jalan Berua, Jalan Dg Ramang dan Jalan Manunggal XXII. Drainase ini diketahui titik dari total pembangunan baru 72 ruas drainase di 14 Kecamatan di Makassar.

Baca juga :   IYL Tidak Takut Manajemen Manusia

Terhitung untuk pembangunan drainase, DPU menggelontorkan Rp 19 Miliar. (rilis)