PSBB Tidak Diperpanjang, Pj Walikota: Warga Makassar Sudah Teredukasi

Pj Walikota Makassar, Yusran Jusuf. (IST)

KabarMakassar.com — Penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II di Kota Makassar resmi berakhir, Jumat (22/5). Meski demikian, Pemerintah Kota Makassar memutuskan untuk tidak melanjutkan PSBB yang telah diterapkan sejak 24 April lalu.

Terkait hal itu, Penjabat (Pj) Walikota Makassar, Yusran Yusuf mengaku jika akan ada Peraturan Walikota (Perwali) yang akan menggantikan PSBB nantinya. “PSBB jelas tidak dilanjutkan tapi kami sudah membuat Perwali kembali tentang penerapan protokol kesehatan,” kata Yusran.

Menurutnya Perwali nantinya akan berisi tentang protokol kesehatan yang diadopsi dari protokol kesehatan yang dibuat oleh BPNPB. “Seperti physical distancing, pakai masker, hanya memang lebih dibuka ruang. Kalau kemarin kan tempat usaha kan ditutup sekarang semua boleh membuka sepanjang menerapkan protokol kesehatan,” jelasnya.

Ditanya terkait alasan PSBB tidak dilanjutkan, ia mengaku jika penerapan PSBB sebanyak dua tahap sudah cukup untuk mengedukasi masyarakat.
“Pertinbangan kita sebenarnya sama yaitu kita sudah melakukan dua kali dan itu saya kira sudah bagian dari proses edukasi yang bagus pada masyarakat. Jadi kita anggap dua kali perpanjangan itu sudah bagian dari eduksi yang bagus,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Yusran mengungkapkan meski PSBB tidak lagi diterapkan, jika ada masyarakat yang melanggar Perwali nantinya sanksi akan tetap diberlakukan. “Tetap ada sanksi, masyarakat yang tidak memakai masker di jalan juga ada akan kena sanksi,” pungkasnya.

Reporter :

Editor :

Herlin

Sofyan Basri

Share on facebook
Facebook
Share on twitter
Twitter
Share on whatsapp
WhatsApp
Share on email
Email
Share on print
Print

REKOMENDASI