Protes Dualisme Kepengurusan Kampus, Mahasiswa UPRI Demo

Mahasiswa UPRI Makassar bentrok. Sabtu, 8 Juli 2017. [Foto: Baba Duppa]

Kabar Makassar —– Kericuhan terjadi di halaman Kampus Universitas Pejuang Republik Indonesia atau UPRI Makassar, yang terletak di Jalan Antang Raya, Kecamatan Manggala, Makassar, Sulawesi Selatan. Sabtu, 8 Juli 2017.

Aksi saling dorong mahasiswa Fakultas Teknik dengan oknum pengamanan kampus. Bahkan, terjadi secara berulang ulang kali.

Kericuhan tersebut bermula saat ratusan mahasiswa demo di halaman kampus dengan berorasi dan membakar ban bekas.

Baca juga :   Sejuta Pengunjung dan Atraksi Berkelas Internasional di Makassar F8

Saat aksi berlangsung salah seorang pendiri kampus, yakni Patrick Abdullah datang dan bermaksud hendak berdialog dengan mahasiswa.

Namun saat akan turun menemui mahasiswa, sejumlah oknum pengamanan kampus meminta agar mobil yang ditumpangi pendiri kampus keluar dari halaman kampus.

Beruntung aksi ini tak berlangsung lama, setelah masing masing pihak mahasiswa dan petugas pengamanan menarik diri.

Baca juga :   Tita Kamila Terpilih Sebagai Duta Humas Pemkot Makassar

Unjuk rasa yang sudah terjadi berkali-kali ini merupakan buntut dari adanya dualisme kepemimpinan kampus yang ada di UPRI yang di nilai sangat merugikan mahasiswa.

“Kami sangat resah dengan adanya dualisme yayasan dari dulu sampai sekrang masih terjadi,”

Terang Efraim salah seorang pengunjukrasa.

Mereka berharap agar masalah Yayasan bisa diselesaikan dan tidak mengganggu proses belajar mengajar.

Baca juga :   Dinsos Makassar, Intens Pengamanan Kota Makassar Dari Anjal

Penulis : Baba Duppa
[Foto: Baba Duppa]