Praktek Dugaan Monopoli Pelabuhan Makassar Terulang Lagi

Sumirlan yang didampingi sejumlah unsur pimpinan organisasi pelalu usaha logistik, bongkar/muat dan kemaritiman di Sulsel dalam konfrensi pers di Warung Upnormal Makassar, Rabu, 4 Oktober 2017.
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Kabar Makassar — Praktek dugaan monopoli kegiatan bongkar muat di Pelabuhan Makassar terulang lagi, setelah Surat edaran yang diterbitkan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar No. 06/SE/01/IX/OP.Mks.17 Tentang Optimalisasi Pemanfaatan Fasilitas Terminal Curah Kering Pelabuhan Makassar.

Hal ini disampaikan Penasehat Lintas Asosiasi Kepelabuhanan Makassar, Sumirlan yang didampingi sejumlah unsur pimpinan organisasi pelalu usaha logistik, bongkar/muat dan kemaritiman di Sulsel dalam konfrensi pers di Warung Upnormal Makassar, Rabu, 4 Oktober 2017.

“Kebijakan ini sepihak dan terkesan memaksakan. Tidak ada sosialisasi. Kalau surat edaran ini dipaksakan bisa mematikan pelaku usaha bongkar/muat lokal di Pelabuhan Makassar,” ucap Sumirlan

Hal senada juga dikeluhkan Sekertaris DPC Asosiasi Pengusaha Kapal (INSA) Makassar, Jared yang mengaku adanya surat edaran yang memaksakan pelaku usaha menggunakan peralatan bongkar/muat Harbour Mobile Crane (HMC) milik PT. Pelindo IV (Persero) Makassar dianggap akan menimbulkan biaya logitik tinggi ke masyarakat.

“Kami menyayangkan karena kebijakan ini bisa merugikan konsumen, menimbulkan high cost ke pelaku usaha dan konsumen. Apalagi, regulasi ini tidak pernah disosialisasikan ke pelaku jasa kepelabuhanan baik itu dalam bentuk surat tembusan atau penyampaian ke organisasi-organisasi kepelabuhanan,” kata dia.

Ketua APBMI Sulsel Rusli Monoarfa mengaku kecewa dengan kebijakan pihak Pelindo IV Makassar dan Otoritas Pelabuhan Utama Makassar karena tidak adanya sosialisasi terkait kebijakan itu ke pelaku jasa kepelabuhanan.

“Ada kesan surat edaran ini ingin mematikan usaha pelaku jasa bongkar/muat lokal, karena kebijakan ini akan mempersulit pelalu usaha lokal,” ujarnya.

Terkait dengan itu, Sekertaris Perusahaan PT. Pelindo IV (Persero) Iwan Sjarifuddin mengaku akan meneruskab permasalahan ini ke kantor cabang. “Soalnya mereka yang berkompeten dalam hal ini, biar tidak bias pemberitaannya,” kata dia melalui konfirmasinya.

[divider sc_id=”sc1304963830377″]divider-3[/divider]

[team layout=”4″ staff=”488″ sc_id=”sc335693273630″]

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.