6 Tips Memotret dengan Smartphone ala "Travel Blogger"

6 Tips Memotret dengan Smartphone  ala "Travel Blogger"

KabarMakassar.com --- Memotret untuk mengabadikan berbagai hal dalam perjalanan adalah salah satu kegiatan yang wajib dilakukan saat traveling. Bagi banyak orang, smartphone yang senantiasa berada dalam genggaman adalah perangkat andalan untuk keperluan yang satu ini.

Berikut ini  beberapa tips yang bisa dilakukan saat memotret dengan smartphone bagi travel blogger:

1. Pastikan lensa kamera bersih. Persoalan yang satu ini mungkin terdengar sepele, namun sebenarnya krusial karena bisa sangat mempengaruhi hasil foto. Lensa yang ternoda bisa membuat foto terlihat buram, atau seolah berkabut. Khusus untuk beberapa model smartphone Galaxy besutan Samsung, seperti Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus, perangkat akan memberitahukan pengguna apabila lensa kamera terdeteksi dalam keadaan kotor saat hendak memotret. Pengguna pun bisa langsung membersihkan agar foto tetap tampil maksimal.

2. Cari leading lines untuk komposisi menarik. Leading lines adalah elemen garis-garis dalam foto yang “menuntun” mata untuk menelusuri frame foto, misalnya jalan yang di ujungnya terdapat obyek menarik. Dengan leading lines, pengguna smartphone bisa menjepret foto dengan pola geometris dan simetri. Puan menyarankan agar jeli melihat munculnya peluang untuk komposisi ini di lingkungan sekitar.

3. Perhatikan cahaya. Agar kualitas jepretannya maksimal, semua kamera membutuhkan cahaya yang mencukupi. Arah dan warna cahaya juga menentukan hasil akhir gambar dan bisa memberi efek visual yang dramatis pada foto. Saat malam hari atau berada di dalam ruangan, ponsel seperti duo Galaxy S9 yang dilengkapi optical image stablizer bisa meredam goyangan untuk memaksimalkan ketajaman gambar, bebas dari motion blur. Demikian juga dengan lensa berbukaan lebar (f/1.5, untuk duo Galaxy S9) untuk memaksimalkan cahaya yang masuk ke sensor kamera saat low-light.

4. “Bingkai” gambar dengan frame. Salah satu teknik komposisi yang biasa dipakai dan bisa pula diterapkan di fotografi smartphone adalah framing alias membuat “bingkai di dalam bingkai foto”. Dengan menempatkan obyek dalam sebuah “bingkai”, perhatian mata bisa lebih terfokus ke obyek tersebut, sekaligus memberikan efek visual yang menarik.

5. Hemat baterai. Kamera (digital) yang kehabisan baterai tak ada gunanya, demikian juga untuk smartphone. Tak ada baterai berarti tak bisa memotret. Karena itu Puan menekankan pentingnya menjaga baterai gadget saat traveling. Apalagi, belum tentu daerah tujuan atau lingkungan sekitar menyediakan colokan listrik untuk mengisi baterai perangkat.

6. Nikmati dengan mata sendiri. Memotret memang mengasyikan, tapi Puan mewanti-wanti agar traveler tak melulu melihat pemandangan lewat layar. Agar jepretan lebih keren, smartphone masa kini memiiki kualitas tangkapan gambar yang tak kalah dibandingkan kamera digital stand alone. Ponsel pintar juga praktis untuk mengunggah hasil jepretan ke media sosial karena langsung terhubung ke internet.

Kamera ponsel memang sangat memanjakan dan mencukupi ketika dalam kondisi yang diharuskan dalam memotret cepat. Ada baiknya anda mengetahui dan menggunakan fitur bawaan kamera ponsel untuk memaksimalkan kemampuan anda dalam menguasai kamera ponsel anda di beragam situasi.

[Nur Fadhilah Sophyan/BerbagaiSumber]

 

Penulis :

Editor :