Perusda
Bank SUlsel Bar

Mengenal (Kembali) Buroncong, Kue Tak Lekang Oleh Zaman

on 20/3/18 Oleh Andi Lasinrang Rusdin Tamma
Mengenal (Kembali) Buroncong, Kue Tak Lekang Oleh Zaman
IST

KabarMakassar.com ---- Buroncong merupakan kue khas Bugis Makassar yang masih eksis hingga saat ini . Kue yang berbentuk mirip kue pukis dan dibakar diatas tungku api ini masih menjadi favorit bagi masyarakat terkhusus di Makassar.

Kue ini sudah dikenal sejak puluhan tahun lalu, malah mungkin ratusan tahun lalu oleh masyarakat Sulawesi Selatan. Namun belum ada sumber atau data yang tahu betul kapan asal mula pastinya kue tradisional ini ditemukan.

Menikmati kue buroncong bisa menjadi salah satu alternatif untuk bernostalgia tentang masa lalu. 

Seiring perkembangan jaman, kuliner khas Makassar ini selalu punya tempat di lidah Makassarl.

Biasanya kue ini dinikmati di waktu pagi hari saat masih hangat dan disajikan bersama minum teh atau kopi pada waktu bersantai bersama keluarga.

Kue yang memiliki banyak penyebutan ini seperti beroncong, garoncong, geroncong, atau kue ganco ini banyak di jumpai di sekitaran Jalan Hertasning ataupun Minggu pagi Car Freeday pantai losari.

Cukup dengan melihat gerobak yang mempunyai tungkun api adalah ciri khas dari gerobak buroncong sendiri.

Dahulunya kita bisa menikmati kue buroncong ini dengan harga 500 rupiah. Varian rasanya pun berbeda beda setiap penjual, terkadang asin kadang juga manis.

Kebanyakan juga kue ini disebut sebagai kue yang paling berat di dunia, karena diperlukan alat pengangkat khusus seperti yang dipakai para buruh pelabuhan untuk mengangkat karung, yakni gancu.