STIE YPUP Diminta Kembalikan Kepercayaan Publik

Polemik Kampus Makassar

STIE YPUP Diminta Kembalikan Kepercayaan Publik

KabarMakassar.com --- Kopertis Wilayah IX Sulawesi meminta Sekilah Tinggi Ilmu Ekonomi - Yayasan Pendidikan Ujung Pandang (STIE-YPUP) secepatnya mengembalikan kepercayaan publik terkait kemelut yang terjadi dalam internal manajemen kampus itu.

Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr. Jasruddin, M.Si, pada saat penerimaan mengharap kepada pengurus YPUP agar secepatnya memenuhi semua syarat yang diminta Kemenristekditi.

"Jika semua sudah terpenuhi maka status pembinaan akan berakhir dan STIE YPUP akan kembali tampil ke depan mengambil peran mendidik dan mencerdaskan anak-anak bangsa," tegas Guru Besar Ilmu Fisika UNM ini.

Mantan Direktur PPs-UNM ini menilai kemelut kampus itu harus secepatnya berakhir. Apalagi di masa lalu kampus ini termasuk cukup banyak peminat.

Di tempat terpisah, Bendahara YPUP, dr. Hj. Ratni Rahim mengatakan, pihak YPUP telah menyerahkan pelaporan syarat akademik.

"Semua persyaratan  yang diminta dari Kemenristekdikti telah dipenuhi, termasuk para pengelola yayasan yang telah melakukan islah dan penyatuan sikap," ungkap Ratni kepada awak media di Makassar, Jumat 23 Maret 2018.

Sebelumnya pengurus yayasan yang mengelola kampus STIE YPUP Makassar, telah melakukan pertemuan dengan  Koordinator Kopertis Wilayah IX Sulawesi, Prof Dr. Jasruddin, M.Si di ruang kerjanya 
Kamis, (22/3/2018) sore kemarin.

Para pengurus STIE YPUP yang datang menghadap diantaranya Ketua Dewan Pembina, Ir Agus Rahim, MM; Ketua YPUP, Ir. Asrul Rahim, M.Si, Bendahara YPUP, dr. Hj. Ratni Rahim dan Sekretaris YPUP, dr. Hj. Rahmi Rahim.

Semwntara itu, Kepala Koordinator Kopertis IX saat menerima para pengurus yayasan itu didampingi Kabid Akademik, Kemahasiswaan dan Ketenagaan, Ichsan K. Faraby, S.Sos, M.Si.

Kepala Sub Bagian Keuangan, Drs. H. Andi Rusdam, MM dan Kepala Bagian Tata Usaha, Drs. H. Mustafa, MM.

Turut juga hadir Ketua STIE YPUP, Prof Dr. Ahmad Musseng, SE, M.Si. (*)

Penulis :

Editor :