Makassar Binnale Bulukumba Dibuka Wakil Bupati

Makassar Binnale Bulukumba Dibuka Wakil Bupati
Wakil Bupati Bulukumba Tomy Satria Yulianto, membuka Makassar Biennale (MB)

KabarMakassar.com -- Makassar Biennale (MB) chapter Bulukumba yang tengah berlangsung di Roemah Pendjara (Tarugku Toae) di Jalan Jendral Sudirman hingga 22 September.

Pertunjukan seni itu dibuka dengan teater tari Panambe karya Achmad Dharsyaf Pabottingi atau yang lebih akrab disapa om Cacca ditandai dengan pemukulan gong oleh Wakil Bupati Bulukumba, Tomy  Satria Yulianto.

Tari panambe bercerita tentang kehidupan masyarakat pesisir dan kerjasama dalam keluarga nelayan. MB mengambil tema Maritim: Migrasi, Sungai dan Kuliner, dari hasil seni yang ditampilkan, Biennale di Bulukumba banyak menyisir persoalan maritim, yakni kehidupan masyarakat di pesisir dan juga migrasi tionghoa.

Tak ketinggalan kuliner tradisional yang mengisi ruangan kumuh di penjara lama, bangunan tua yang diperkirakan berdiri sejak 1917.

Tomy Satria dalam sambutannya mengaku bangga dengan Bulukumba yang memiliki keragaman yang dimilikinya. Di Kindang mulai dari suku Makassar dan Konjo kemudian di Gantarang, Ujung Bulu sampai dengan Ujung Loe dengan Bugisnya kemudian Bontobahari, Bontotiro, Herlang dan Kajang dengan konjonya.

"Keragaman budaya dan ragam orang yang menjadikan daerah ini sebagai identitas Kabupaten dalam keberagaman," katanya.

MB chapter Bulukumba turut mempersembahkan pertunjukan seni mulai dari teater tari yang dilakoni dari Teater Kampong dan UKM Seni Eppa Sulapa STAI Algazali Bulukumba.

Selain itu pameran foto dengan tema Timo di Togambang, Panambe Riwayatmu Kini dan Kuliner Bulukumba.

Pada bagian lain terdapat pameran lukisan yang dipersembahkan dari Teater Kampong.

Ada jurnal hasil residensi yang ditulis oleh seniman, jurnalis dan pelajar yang tergabung dalam tim kerja. Serta film screening yang dipersembahkan seniman asal Penang, Malaysia, Hoo Fan Chon dengan judul Tak Seorangpun Ditinggalkan yang terinspirasi dari slogan Mali Siparappe.

Event dua tahunan sekali ini terselenggara berkat spirit kolaborasi dari lintas komunitas di Bulukumba dengan dukungan dari pemerintah. Turut hadir dalam pembukaan, Darwis Syam mewakili Lapas Bulukumba, H. Roy, Christ Thamrin, Khalik mewakili Dispora Bulukumba, Sunarti Sain mewakili media.

Penulis : Fitriani Lestari

Editor : Prisatno