Perusda
Bank SUlsel Bar

Mari Belajar Keberagaman di Event ini

on 18/3/18 Oleh Lina Budi Astuti
Mari Belajar Keberagaman di Event ini
Event Peacetival Convey Indonesia

kabarMakassar.com --- Mal Ratu Indah (MaRI) kembali menghadirkan nuansa baru dan pengalaman yang berbeda melalui berbagai event dan kegiatan bagi masyarakat Makassar utamanya pengunjung setia Mal Ratu Indah. 

Kali ini Mal Ratu Indah bekerjasama dengan Peace Generation untuk mengadakan event bertajuk Peacetival Convey Indonesia 2018. Event ini berlangsung pada tanggal 18 Maret 2018 di Plaza Mal Ratu Indah pukul 10.00 sampai 22.00.

Event ini diadakan untuk kedua kalinya di Mall Ratu Indah (MaRI). Untuk tahun keduanya Peacetival Convey Indonesia mengandeng seluruh komunitas yang pernah bergabung dievent tahun sebelumnya.

“Peacetival Convey Indonesia sudah diadakan untuk kedua kalinya di Mal Ratu Indah. Sebelumnya kita bertemu dengan beberapa komunitas pada event Peacetival yang diselenggarakan oleh Peace Generation dan untuk tahun ini kita kembali mengadakan event bertajuk Peacetival Convey Indonesia bersama seluruh komunitas yang tergabung di tahun sebelumnya” kata Taufik selaku Program & Partnertship Peace Generation.

Event ini bertujuan untuk menyampaikan kemasyarakat luas terkait pesan-pesan perdamaian serta mengajarkan kepada anak-anak muda pentingnya toleransi dengan orang lain yang berbeda dengannya, seperti latar belakang, budaya, agama dan etnis.

“Tujuannya untuk mempromosikan nilai-nilai perdamaian dan menyampaikan pesan-pesan perdamaian dengan cara-cara kreatif seperti games, exhibition dan display hasil dari research mengenai anak muda, keberagaman, internet dan isu-isu kekerasan. Jadi kita akan menunjukkan bagaimana anak muda melihat perbedaan, latar belakang, budaya dan etnis dan lain-lain.” ujar Taufik.

Selain event dan exhibition, Peacetival Convey Indonesia juga mengadakan talkshow bertajuk Talk The Peace yang berlangsung di hari yang sama. Talkshow “Talk The Peace : Anak Muda, Keberagaman, dan Internet” akan diisi oleh 3 narasumber yaitu Didin Syafruddin, PhD, Ifran Amalee, M Fadlan L.N