Gubernur Sulsel Buka Workshop Lanjutan Khotbah Multikreatif Gereja Toraja

Gubernur Pesan Jaga Kebersamaan dan Kekompakan Bermasyarakat

Gubernur Sulsel Buka Workshop Lanjutan Khotbah Multikreatif Gereja Toraja
Prof. HM Nurdin Abdullah membuka workshop lanjutan Khotbah Multikreatif Gereja Toraja, di Baruga Karaeng Pattingalloang Rujab Gubernur Sulsel.

KabarMakassar.com -- Gubernur Sulawesi Selatan, Prof. HM Nurdin Abdullah membuka workshop lanjutan Khotbah Multikreatif Gereja Toraja, di Baruga Karaeng Pattingalloang Rujab Gubernur Sulsel, Jalan Jendral Sudirman Makassar, Selasa (10/9). 

"Dengan ini izinkan saya membuka acara workshop lanjutan khotbah multikreatif pendeta Gereja Toraja bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dengan resmi," kata Prof Nurdin Abdullah di akhir sambutannya.

Kepada seluruh pendeta dan hadirin, Prof Nurdin menyampaikan untuk selalu menjaga kebersamaan dan kekompakan dalam kehidupan sehari-hari. 

"Saya sering mengatakan sejak saya menjadi Bupati di Bantaeng, kenapa kalau Natal penjagaan selalu banyak kayak orang konser, padahal orang lagi beribadah," ungkap Prof Nurdin.

Olehnya ini, Gubernur Nurdin menilai strategi khutbah yang dilakuakan para pendeta melalu workshop multikreatif adalah langkah tepat.

"Saya kira sangat tepat para pendeta memiliki strategi untuk memberikan khutbah kepada jemaahnya," ujar alumni Universitas Jepang itu. 

Pada kesempatan ini, Ketua Umum Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja, Pendeta Musa Salusu mengucapkan terimakasih kepada Gubernur Nurdin karena telah menyempatkan diri untuk hadir pada acara tersebut. 

"Pada kesempatan ini saya sampaikan rasa hormat saya kepada Bapak Gubernur Sulsel atas perhatian kepada Gereja Toraja, masyarakat Toraja Utara dan Tana Toraja," ungkapnya disambut dengan tepuk tangan meriah dari seluruh hadirin.

Tak ketinggalan Ketua Panitia Workshop Lanjutan Khotbah Multikreatif, Jeanny Palinggi juga mengucapkan terima kasih kepada Gubernur Sulsel telah memberikan bantuan dan memberikan fasilitas atas kegiatan workshop.

Penulis : Arien Pranawa AB

Editor : Prisatno