Ludia IRT yang Merasakan Manfaat Luar Biasa JKN-KIS

Ludia IRT yang Merasakan Manfaat Luar Biasa JKN-KIS
Ludia Limbong (32) peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS)

KabarMakassar.com -- Ludia Limbong (32) adalah seorang ibu rumah tangga asal Tikala, Toraja Utara dan peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) segmen PBPU kelas dua sejak tahun 2015. Selama menjadi peserta, Ludia mengaku bahwa ia telah beberapa kali menggunakan manfaat kartu KIS. 

“Dulu saya pernah menggunakan kartu KIS untuk operasi usus buntu. Awalnya kontrol di Puskesmas Tikala, kemudian dirujuk ke rumah sakit karena harus melakukan operasi. Bersyukurnya dari awal pelayanan yang saya terima sangat baik, prosedurnya pun tidak rumit jadi semuanya bisa berjalan lancar,” ujar Ludia menceritakan pengalamannya menggunakan kartu KIS saat ditemui tim Jamkesnews, Selasa (11/9).

Tidak hanya kisahnya saja yang ia ceritakan. Kepada tim Jamkesnews Ludia juga menceritakan pengalaman suaminya ketika dibantu lewat Program JKN-KIS. Suami Ludia yang terdaftar sebagai peserta PBI-APBD beberapa saat lalu mengalami masalah hilang ingatan atau kehilangan memori jangka pendek. Ketika ditanya gejalanya, Ludia menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi secara tiba-tiba dan akhirnya mengambil inisiatif untuk melakukan medical check up.

“Bukan hanya saya, suami saya pun telah merasakan manfaatnya. Beberapa saat yang lalu ingatan suami saya hilang dan saat itu kami membawanya ke dokter ahli psikiatri. Setelah menjalani serangkaian terapi dan pengobatan, kondisi suami saya berangsur-angsur membaik. Bersyukurnya kebetulan suami saya terdaftar sebagai peserta yang iurannya ditanggung pemerintah jadi semua biaya pengobatan pun ditanggung,” tambah Ludia.

Ludia yang pada saat itu ditemui di Rumah Sakit Elim sementara melakukan kontrol kehamilan anak pertamanya. Usia kandungannya telah memasuki tujuh bulan. Ia mengaku selama menjalani kontrol kehamilan tidak ada kendala berarti ia temui, bahkan segala proses pelayanan kesehatan tergolong lancar.

“Karena sudah ada pengalaman menggunakan kartu KIS sebelumnya jadi saya tidak khawatir lagi, baik dari segi biaya maupun dari segi pelayanannya. Pakai kartu KIS rasanya tidak pernah berhenti berterima kasih dan bersyukur. Berharap program ini selalu eksis dan konsisten dalam pelayanan kesehatan yang sudah baik dan semakin baik kedepannya. Tidak hanya itu, harapan saya adalah agar semua Rumah Sakit di Toraja dapat bekerjasama dengan BPJS Kesehatan untuk pelayanan kesehatan yang lebih baik bagi semua kalangan masyarakat,” ujarnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Prisatno