Putra Toraja Utara, Yohanis Tanak Masuk 10 Besar Capim KPK

Putra Toraja Utara, Yohanis Tanak Masuk 10 Besar Capim KPK
Capim KPK Johanis Tanak (Int).

KabarMakassar.com -- Direktur TUN Jamdatun Kejagung RI, Johanis Tanak masuk dalam 10 besar calon pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi. Pria asal Bangkelekila Toraja Utara ini pun menyita perhatian warga Sulawesi Selatan karena saatu-satunya asal Sulsel yang lolos.

Sebelumnya beberapa putra Sulsel juga ikut seleksi namun kandas dipertengahan seleksi diantaranya, Abraham Samad, Aidir Amin Daud dan alumni Unhas Laode Syarief. Johanis Tanak dikenal sebagai Jaksa Senior ia merupakan alumnus Hukum Unhas tahun 1983.

Untuk diketahui pula jika Capim KPK Johanis Tanak pernah menjabat sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Riau pada 2014, setelahnya ia menjabat Kepala Kejaksaan Tinggi Sulawesi Tengah pada 2016.

Yang menarik dari putra asal Toraja Utara ini, pernah dipanggil Kejaksaan Agung karena tersangkakan kader Nasdem dan juga pernyataan kontroversi perihal operasi tangkap tangan (KPK) serta menyatakan jika operasi tangkap tangan atau OTT keliru.

Kini nama Yohanis Tanak disetor tim Pansel KPK kepada Presiden Joko Widodo untuk selanjutnya Presiden menyerahkan sepuluh nama untuk dilakukan fit and proper test di DPR. DPR kemudian memilih lima orang yang selanjutnya ditetapkan sebagai pimpinan KPK periode 2019-2023.

Sebelumnya para capim KPK telah melalui tahapan diantaranya, pendaftaran dibuka sejak 17 Juni hingga 4 Juli 2019. Setelah itu, seleksi administrasi, uji kompetensi, psikotes, profile assessment, dan wawancara, hingga saat ini masuk dalam tahapan 10 besar. 

Penulis : Redaksi

Editor : Fritz Wongkar