Pemerintah Perhatikan Kami Melalui Program JKN-KIS

Pemerintah Perhatikan Kami Melalui Program JKN-KIS
Matius (39) warga Toraja merasakan manfaat langsung dari Program JKN-KIS.

KabarMakassar.com -- Matius (39) adalah seorang warga Ge’tengan, Kecamatan Mengkendek salah satu dari sekian peserta BPJS Kesehatan segmen PBI APBD yang telah merasakan manfaat langsung dari Program JKN-KIS yang diselenggarakan oleh BPJS Kesehatan.

Ketika ditemui saat ia berkunjung ke kantor BPJS Kesehatan Cabang Makale, Matius sedang melakukan perubahan data pada kartu KIS miliknya. Pelaporan perubahan data memang merupakan keharusan bagi peserta JKN-KIS. Hal ini dilakukan untuk menghindari adanya masalah administrasi jika peserta hendak mendapatkan pelayanan kesehatan.

“Ada sedikit kesalahan pada nama di kartu KIS saya. Daripada nantinya ketika digunakan terdapat masalah sehingga akhirnya saya mendatangi kantor BPJS Kesehatan untuk melakukan perubahan data,” ujarnya.

Ketika ditanya mengenai pelayanan di kantor BPJS Kesehatan, Matius mengatakan bahwa pelayanan yang ia rasakan sangat baik dan lancar, yang terpenting adalah membawa persyaratan yang dibutuhkan.

Di keluarganya, Matius beserta istri dan anaknya telah terdaftar sebagai peserta PBI APBD, sehingga tidak perlu khawatir jika mengalami gangguan kesehatan. Matius juga menceritakan bahwa beberapa waktu yang lalu anaknya pernah merasakan manfaat Program JKN-KIS.

“Waktu itu kami sudah pernah menggunakan kartu ini sewaktu anak saya mengalami tifus. Awalnya dia mengeluhkan demam yang naik turun dan mual selama seminggu sehingga akhirnya diperiksaan ke Puskesmas Ge’tengan. Setelah itu diberikan rujukan ke Rumah sakit dan melalui segala prosedur didiagnosa mengidap demam thypoid. Selama 4 hari anak saya diopname hingga akhirnya kondisinya makin hari makin membaik dan frekuensi demamnya makin berkurang. Untuk masalah biaya, tidak ada yang kami khawatirkan, biaya tambahan pun tidak ada,” tambahnya.

Rencananya setelah ini Matius juga akan melakukan pemeriksaan kesehatan di faskes tingkat pertama tempat ia terdaftar karena rasa nyeri pada perut yang sering ia rasakan sehingga kadang kala menghambat aktivitasnya.

"Saya urus ini juga karena mau ke Faskes untuk periksa nyeri di perut. Sekarang tidak ada yang perlu saya khawatirkan karena KIS sudah di tangan," ujar Matius. 

Menurut Matius, berdasarkan pengalamannya memanfaatkan Program JKN-KIS dalam hal mengakses pelayanan kesehatan terasa sangat mudah dan tidak ada yang dipersulit.

"Yang penting ikuti semua prosedurnya." katanya

Matius juga tak lupa mengucapkan terima kasih atas perhatian pemerintah terhadap masyarakat utamanya bagi rakyat kecil yang telah memperhatikan pelayanan kesehatan masyarakatnya melalui hadirnya Programnya JKN-KIS, terlebih lagi bagi peserta segmen APBD sepertinya yang memang sepenuhnya dibiayai oleh pemerintah.

"Pemerintah perhatikan kami rakyat kecil, terima kasih atas iuran saya dan keluarga sudah ditanggung," tutupnya sambil tersenyum.

Penulis : Redaksi

Editor : Prisatno