Wisata Bawa Laut Tangkulara Akan diKembangkan oleh Pemerintah Bone

Wisata Bawa Laut Tangkulara Akan diKembangkan oleh Pemerintah Bone
Andi Ikhwan Burhanuddin, Kadis Pariwisata Kabupaten Bone.

KabarMakassar.com -- Kabupaten Bone yang berjarak sekitar 171 KM dari Kota Makassar Sulawesi Selatan merupakan Kabupaten yang terletak di pesisir Teluk Bone yang memiliki potensi laut yang sangat memungkinkan untuk menjadi tujuan pariwisata.

Tangkulara sebuah pulau dengan luas 2 hektar yang berada di laut Teluk Bone dan untuk mencapai pulau tersebut kita bisa menggunakan alat transportasi dengan motor tempel hanya butuh waktu 15 menit dari dermaga pelabuhan Bajoe.

Tangkulara menjadi tempat wisata yang akan dikembangkan oleh Pemerintah Kabupaten Bone melalui Dinas Pariwisata Kabupaten Bone, itu terlihat dari kegiatan-kegiatan yang dilakukan seperti kegiatan "Bentang Merah Putih Tangkulara 2019" pada saat memeriahkan hari kemerdekaan sekaligus merupakan kegiatan yang memperkenalkan wisata bawa laut Tangkulara.

Hamparan pasir putih yang di kelilingi indahnya vegetasi terumbu karang, dan biota laut-ikan yang ada bisa menghipnotis para wisatawan dan juga daya tarik pulau Tangkulara ini dari gundukan pasir putih yang sejak dulu sudah menjadi tempat melepas lelah para nelayan Bugis dan suku Bajo ketika melaut.

"Disekeliling pulau itu akan ditentukan titik atau spot penyelaman, itu untuk mempermudah wisatawan melakukan penyelaman guna menikmati keindahan bawah laut" ucap Kadis Pariwisata Kabupaten Bone, Sabtu (24/8)

"Penyelam juga bisa beristirahat di pulau karena akan di bangun semacam gazebo atau tempat peristirahatan. Dengan begitu masyarakat sekitarnya bisa menjual kulinernya,"jelasnya

“Kemudian dari sisi edukasi, Tangkulara bisa menjadi tempat bagi siswa/pelajar dan akademisi  melakukan penelitian terkait biota bawah laut Teluk Bone” jelas Andi Ikhwan Burhanuddin.

“Selain itu, dengan terbangunnya Kawasan Tangkulara sangat berdampak terhadap perekonomian para nelayan, karena mereka dilibatkan termasuk ketersediaan perahu” ungkapnya.

Penulis : Sulistiawati

Editor : Prisatno