Forum Mahasiswa Pemerhati Desa melakukan Unras di Depan Gedung DPRD Lutra 

Forum Mahasiswa Pemerhati Desa melakukan Unras di Depan Gedung DPRD Lutra 
Sejumlah Mahasiswa Pemerhati Desa Kabupaten Luwu Utara melakukan unjuk rasa .

KabarMakassar.com -- Forum Mahasiswa Pemerhati Desa Kabupaten Luwu Utara melakukan aksi di depan Gedung DPRD Luwu Utara (Lutra). Forum mahasiswa tersebut menduga Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) melakukan beberapa pelanggaran hak-hak desa, yaitu:

-Program yang tidak sesuai dengan perencanaan
-Diduga melakukan penyalahgunaan
-Diduga lakukan intervensi kebijakan.

"Di tiga Kecamatan ini, dalam hal ini Kecamatan Masamba, Mappedeceng, sama Baebunta, itu ada program terjadi secara serentak, masif. Program tidak tercantum dalam RKPD, tapi tiba-tiba muncul dalam APBDes," kata Reza dari Forum Mahasiswa Pemerhati Desa Kabupaten Lutra, Rabu (21/8).

Menurut Reza, ada program fiktif yang tidak ada dalam RKPD (Rencana Kerja Pembangunan Daerah) yang tiba-tiba muncul dalam APB Desa.

Menurutnya, dalam penyusunan program Desa harus merujuk kepada RPJM Desa (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa), RKPD dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APB Desa)

"Bukti sementara itu, kami punya RKPD Desa," ujarnya.

Reza manjutkan, pihaknya memberi waktu kepada DPRD Lutra untuk membentuk timsus terkait masalah tersebut.

"Kalau masalah ini ini ditindaklanjuti, mungkin minggu ini, kami akan bawa massa lebih banyak," katanya.

Penulis : Indah Sari

Editor : Prisatno