Ribuan Peserta PBI BPJS Kesehatan Luwu Utara Dinonaktifkan

Ribuan Peserta PBI BPJS Kesehatan Luwu Utara Dinonaktifkan
BPJS Kesehatan. (Int)

KabarMakassar.com -- Sebanyak 3.727 jiwa yang terdaftar dalam PBI (Penerima Bantuan Iuran) program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) dari BPJS Kesehatan di Luwu Utara dinonaktifkan per 1 Agustus 2019. Sebelumnya, para peserta tersebut, iurannya ditanggung APBN.

"3.727 yg dinonaktifkan. Namun ada pengganti sebanyak 8.764," kata Kepala BPJS Kesehatan Luwu Utara, Muhammad Sahrul, saat dihubungi via whatsapp, Senin (5/8). 

Sementara itu, Supervisor PBI Luwu Utara, Arif Taufik menuturkan bahwa penonaktifan tersebut disebabkan karena PBI tersebut tidak terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT).

"Jadi, ini dinonaktifkan karena tidak ada namanya dalam basis data," kata Arif saat ditemui di ruangannya, Senin (5/8). 

Menurut Arif, PBI yang telah dinonaktifkan tetapi dianggap tidak mampu akan diverifikasi dan diusulkan untuk masuk dalam BDT. "Setelah diusulkan dan masuk dalam basis data, itu baru bisa diusulkan menerima (Jadi PBI, red)."

Verifikasi tersebut akan dilakukan oleh pendamping dan kepala desa. Hasil verifikasi tersebut dimusyawarahkan di desa kemudian dituangkan dalam berita acara dan diunggah dalam  aplikasi SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation).

"Sumber datanya itu sebenarnya tetap dari desa," kata Arif.

Terkait informasi penonaktifan 3.727 PBI, menurut Arif, pihaknya akan segera menyampaikannya. "Itu nanti akan dikirim ke masing-masing desa," katanya.

Dari data per 1 Juli 2019, tercatat 141.274 peserta PBI yang ditanggung oleh APBN di Luwu Utara.

Penulis : Indah Sari

Editor : Prisatno