Beragam Kemudahan Channel Pembayaran, Untungkan Peserta JKN-KIS

Beragam Kemudahan Channel Pembayaran, Untungkan Peserta JKN-KIS
Lusia Pasedan (55), peserta BPJS Kesehatan segmen PBPU, ketika ditemui di Alfamart Rantepao sedang melakukan pembayaran iuran BPJS.

KabarMakassar.com -- Sebagai badan hukum publik yang mengelola Jaminan Kesehatan Nasional, BPJS Kesehatan selalu berupaya mengoptimalkan pelayanan kepada peserta termasuk pada sistem pembayaran iuran setiap bulannya. Sampai saat ini BPJS Kesehatan terus membenahi layanan dari tahun ke tahun, salah satunya adalah menyediakan beberapa alternatif tempat melakukan pembayaran iuran peserta JKN-KIS.

Jika dulu iuran BPJS Kesehatan hanya bisa dibayarkan melalui ATM,  untuk saat ini pembayaran iuran dapat dilakukan di beberapa fasilitas yang sudah bekerjasama dengan pihak BPJS Kesehatan. Adapun fasilitas yang dimaksud adalah melalui Teller Bank, ATM, Kantor Pos, bahkan bisa melalui jaringan minimarket, yakni Indomaret dan Alfamart.

Adanya fasilitas pembayaran ini bertujuan agar peserta BPJS Kesehatan dapat membayar iuran dimana pun dan kapan pun mereka berada, sehingga terhindar dari keterlambatan yang mengakibatkan non aktifnya kartu peserta. Jika ingin lebih praktis, mitra perbankan BPJS Kesehatan juga menyediakan layanan autodebet bagi peserta JKN-KIS, sehingga peserta tidak perlu khawatir dan repot dikarenakan pembayaran iuran dapat dilakukan secara otomatis melalui pemotongan saldo rekening.

Lusia Pasedan (55), salah seorang peserta BPJS Kesehatan segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU), ketika ditemui di Alfamart Rantepao sedang melakukan pembayaran iuran BPJS Kesehatan mengatakan adanya fasilitas ini sangat memudahkan peserta untuk melakukan pembayaran iuran.

“Saya sangat senang ternyata BPJS Kesehatan memiliki beberapa pilihan channel pembayaran. Selama ini saya selalu membayar iuran di Kantor Pos. Sekarang saya bisa berbelanja sekaligus membayar iuran di satu tempat. Bukan hanya itu, proses pembayarannya pun tergolong mudah dan cepat. Cukup dengan memberitahu nomor kartu maka pembayaran dapat langsung diproses,” ujarnya.

Wanita yang ternyata terindikasi penyakit ginjal ini juga mengaku bahwa dia tergolong sebagai peserta yang rutin melakukan pembayaran iuran setiap bulannya. Lusia menjelaskan sebelum dirinya didiagnosa terindikasi ginjal, ia memang telah rutin membayar iuran BPJS.

“Penyakit bisa datang kapan saja, kita tidak bisa mendeteksinya sehingga BPJS Kesehatan menjadi salah satu pegangan saya dan keluarga dalam pemeliharaan kesehatan saya kapanpun dibutuhkan. Disaat kebutuhan finansial menipis pun sudah ada yang meng-cover jadi tidak perlu khawatir lagi”, tutupnya.

Meskipun keberadaan channel pembayaran pada Cabang Makale, dalam hal ini Alfamart dan Indomart masih tergolong sedikit jika dibandingkan dengan jumlah peserta PBPU yang cukup banyak, akan tetapi pelayanan harus tetap dioptimalkan sehingga diharapkan masyarakat dapat melakukan segala proses yang berkaitan dengan pelayanan BPJS Kesehatan dengan mudah.

Dengan hadirnya berbagai pilihan channel pembayaran ini, maka tak ada lagi alasan bagi peserta untuk menunggak iuran dengan alasan loket pembayaran sulit dijangkau. Dan diharapkan dengan adanya kemudahan ini, kesadaran peserta JKN-KIS di berbagai daerah untuk membayar iuran tepat waktu dapat meningkat, sehingga sustainabilitas program JKN-KIS terus terjaga. 

Penulis : Redaksi

Editor : Prisatno