Peserta JKN-KIS Luwu Utara Capai 277,5 Ribu Jiwa

Peserta JKN-KIS Luwu Utara Capai 277,5 Ribu Jiwa
Bupati Lutra, Indah Putri Indriani saat menyerahkan kartu JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) PBI APBD (Penerima Bantuan Iuran) kepada salah satu warga Lutra di Aula La Galigo Kantor Bupati, Selasa (16/7).

KabarMakassar.com -- Menurut laporan Kadis Kesehatan, Andi Muhammad Nasrum, total peserta JKN-KIS di Luwu Utara (Lutra) sebanyak 277.561 jiwa.

"Dengan rincian PBI APBN 141.274 jiwa (50,9%), PBI APBD 60.365 jiwa (21,7%), Pekerja Penerima Upah 23.624 jiwa (8,5%), Pekerja Bukan Penerima Upah 44.968 jiwa (16,2%), dan Bukan Pekerja 5.722 jiwa (2,1%)" sebut Nasrum.

Adapun 5.559 kartu yang didistribusikan hari ini, Kasrum menyebut tersebar di 12 Kecamatan.

"Yakni Kecamatan Baebunta 35, Bone-bone 274, Malangke 785, Malangke Barat 355, Mappedeceng 189, Masamba 1646, Rampi 89, Rongkong 95, Sabbang 525, Seko 169, Sukamaju 239, dan Tanalili 1158" jelasnya.

Pemerintah Kabupaten Lutra menyerahkan kartu JKN-KIS (Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat) PBI APBD (Penerima Bantuan Iuran) kepada 5.559 warga Lutra di Aula La Galigo Kantor Bupati, Selasa (16/7).

Kartu tersebut diserahkan langsung oleh Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani didampingi Kepala Dinas Kesehatan, Andi Muhammad Nasrum, Kepala Dinas Sosial, Besse A. Pabeangi dan Perwakilan BPJS Kesehatan.

"Filosofi JKN-KIS adalah gotong-royong, ibu/bapak perlu ketahui bahwa keikutsertaan kita terbagi menjadi tiga besaran yakni Kelas III Rp. 25.500, Kelas II Rp. 51.000 dan Kelas I Rp. 80.000. Hari ini saya minta untuk diberikan langsung sebab dibeberapa kasus di wilayah lain banyak kartu yang tercecer hingga sengaja tidak berikan," kata Indah mengawali sambutannya.

Menurut Indah, JKN-KIS adalah asuransi termurah dengan fasilitas terbesar.

"Hingga saat ini per Juli 2019, Pemda sharing dengan Pemprov membayar sekitar Rp. 7 Miliyar lebih. Ini bentuk perhatian pemerintah kepada kesehatan warganya. Kami berharap warga menyadari betul bahwa kesehatan adalah modal/kunci untuk hidup produktif, yang paling penting adalah sehatkan pikiran dan hati sebab 80% penyakit disebabkan oleh dua hal tersebut. Mari kita syukuri keikutsertaan ini dan sebagai bentuk motivasi untuk tetap menjaga kesehatan" pesan Indah.

Penulis : Indah Sari

Editor : Nor Syakila