Berdampingan Pusat Pembangkit Listrik, Desa Ini Justru Belum Dialiri Listrik

Berdampingan Pusat Pembangkit Listrik, Desa Ini Justru Belum Dialiri Listrik
Dua desa yang tidak dialiri listrik yakni Desa Letta dan Kariango (Int)

KabarMakassar.com -- Desa Letta dan Kariango merupakan dua desa yang terletak di kecamatan Lembang kabupaten Pinrang, berjarak sekitar 100 Km dari kota pinrang yang memiliki penduduk sekitar 7.000 - 8.000 jiwa dan bermata pencaharian sebagai petani sawah dan kebun.

Orang yang berasal dari kedua desa ini konon dikatakan orang-orang yang kuat, bagaimana tidak dengan kondisi desa yang terpencil bahkan untuk menuju ke desa ini terkadang harus menyiapkan kendaraan khusus sebab jalur yang ditempuh ternyata tidak semulus jalan-jalan yang ada di desa-desa lain yang ada di kabupaten Pinrang sebab kedua desa ini berada di daerah pegunungan dengan jalur yang cukup terjal.

Belum lagi kondisi bangunan sekolah yang tidak layak sepertinya menambah deretan derita bagi masyarakat desa Letta dan Kariango.Burhan salah seorang pemuda asal Letta dan juga selaku Koordinator Advokasi PC IPMAL Kota Parepare yang saat ini sedang melanjutkan sekolah dengan berkuliah disalah satu perguruan tinggi di kota Parepare menyampaikan bahwa bangunan sekolah dasar dan sekolah menengah pertama sudah tidak layak lagi dijadikan tempat belajar.

"Bangunan sekolah banyak yang sudah rusak, hingga tidak lagi menjadi layak untuk belajar" ucap Burhan saat dikonfirmasi lewat telfon seluler.

 "Kami berharap pemerintah kabupaten pinrang bisa lebih memperhatikan kondisi ini mengingat bahwa pendidikan itu penting bagi anak-anak yang ada di desa" lanjut Burhan.

"Sejak pemerintah menggunakan sistem zonasi kami anak- anak desa yang ingin lanjut ke sekolah menengah atas terpaksa harus pindah domisili bahkan banyak anak-anak dari desa kami yang memutuskan untuk putus sekolah" ungkap Burhan

Kedua desa ini pun belum tersentuh listrik sama sekali meski pun berdekatan dengan PLTA Bakaru yang dikenal mampu menyuplai kebutuhan listrik sebanyak 1030 GWH rata-rata setiap tahunnya untuk sebagian wilayah sulawesi selatan dan sulawesi barat dengan memanfaatkan air yang di bendung dari aliran air sungai mamasa dan aliran air sungai saddang namun selama berpuluh- puluh tahun kedua desa ini belum juga dialiri listrik. Sudah berpuluh tahun dijanji semoga tahun 2019 ini bisa terealisasi.

Dari rentetan penderitaan warga desa Letta dan Kariango ini maka pemuda ini menitip harapan bahwa desanya bisa lebih diperhatikan oleh pemerintah.

Penulis : Sulistiawati

Editor : Nor Syakila