Masyarakat Indonesia Butuh Program JKN-KIS

Masyarakat Indonesia Butuh Program JKN-KIS
Eni (71) warga Kecamatan Rantepao, Kabupaten Toraja Utara.

KabarMakassar.com -- Tidak dapat dipungkiri lagi di masa sekarang ini pola hidup dan asupan makanan yang masuk kedalam tubuh sangat berpengaruh terhadap kesehatan seseorang. Terkadang kita tidak mengetahui sumber ataupun asal muasal makanan yang kita asup. Selain itu bertambahnya umur juga sangat mempengaruhi tingkat ketahanan daya tubuh kita. Semakin berumur seseorang semakin besar pula peluangnya untuk menderita penyakit-penyakit. Karena sakit tidak mengenal waktu, usia, dan kondisi seseorang.

Eni (71) warga Kecamatan Rantepao Kabupaten Toraja Utara menderita penyakit Parkinson. Penyakit ini merupakan penyakit saraf yang memburuk secara bertahap dan mempengaruhi bagian otak yang berfungsi mengoordinasikan gerakan tubuh. Akibatnya, penderita dapat mengalami kesulitan mengatur gerakan tubuhnya, termasuk saat berbicara, berjalan, dan menulis.

Setiap bulan Eni datang ke rumah sakit untuk memeriksa kondisi penyakitnya. Bersyukur Eni terdaftar sebagai peserta JKN-KIS segmen PBI APBD dari Kabupaten Toraja Utara, Sulawesi Selatan, sehingga seluruh biaya pengobatannya selama ini ditanggung oleh BPJS Kesehatan.

“Saya sangat bersyukur biaya pengobatan saya seluruhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Penghasilan suami saya yang tidak tetap sebagai buruh harian tidak akan cukup untuk menanggung biayanya,” ujar Eni ketika ditemui Tim Jamkesnews saat sedang menunggu di salah satu ruang tunggu Rumah Sakit Elim, Jumat (28/06).

Pemerintah Kabupaten Toraja Utara sejak tahun 2016 telah mengintegrasikan Program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) menjadi peserta JKN-KIS yang dikelola oleh BPJS Kesehatan. Kini sebanyak 219.213 penduduk Kabupaten Toraja Utara telah menjadi peserta JKN-KIS, sebanyak 82.699 merupakan peserta yang dibiayai oleh Pemerintah Daerah.

Program JKN-KIS telah menjadi bukti kehadiran Negara/Pemerintah untuk rakyat sebagaimana yang diamanatkan oleh Undang-undang dasar. Kini Eni dan banyak masyarakat lainnya tak perlu khawatir lagi akan biaya pengobatan. Oleh karena itu Eni berharap Program JKN-KIS ini dapat terus berjalan sebab masih banyak masyarakat Indonesia yang kurang mampu. 

Eni pun mengucapkan terima kasihnya kepada pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan BPJS Kesehatan karena telah membantunya dalam setiap pengobatannya.

“Kurre lako to ma’parenta sia lako BPJS Kesehatan tu mangka umpabu’tu Program JKN-KIS sia tontong nabantuna’ selama appa’na pa’pedampian saelako totemo (Terima kasih kepada pemerintah dan BPJS Kesehatan yang telah menghadirkan Program JKN-KIS dan tetap membantu saya selama mendapatkan pelayanan kesehatan hingga saat ini)," tutupnya

Penulis : Redaksi

Editor : Prisatno