Bank Sulselbar Berubah jadi Bank Devisa

Bank Sulselbar Berubah jadi Bank Devisa
Andi Muhammad Rahmat, direktur utama Bank Sulselbar.

KabarMakassar.com -- Gubernur Sulawesi Selatan menerima Rombongan direktur Bank Sulselbar Selasa(9/7) di Baruga Lounge. Dalam pertemuan ini Bank Sulselbar menyampaikan perkembangan terkait perubahan Bank BPD dari Non devisa menjadi Bank Devisa.

“Tentang perkembangan devisa karena bapak memang banyak berharap bank Sulselbar bisa segera menjadi bank devisa. karena bapak melihat banyak potensi yang masih menempel di tempat-tempat lain jadi kalau BPD sudah bisa kita terealisasikan jadi bulan ini kita selesaikan perijinan ke OJK tinggal menunggu hasilnya” ucap Andi Muhammad Rahmat.

Diperkirakan Bank BPD berubah menjadi bank devisa akan memperoleh izin pada bulan 9 nanti.

“Satu atau dua minggu ke depan untuk kemudian diteruskan ke OJK. mungkin kita bulan sembilan sudah dapat ijin sepertinya” tambah direktur utama Bank Sulselbar.

Menurutnya tidak ada hambatan yang berarti selama proses pengurusan perubahan Bank BPD ini.

“Kendalanya Sebenarnya tidak terlalu besar karena disupport oleh pak Gub karena biasanya di bank lain sampai 2 tahun baru bisa terbentuk kan ini hanya dalam kurang lebih 9 bulan bisa kita selesaikan semuanya masuk perijinannya karena OJK juga sudah memuat dalam perencanaan strategis OJK wilayah membuat bank daerah itu menjadi bank devisa” tuturnya.

Sementara itu perubahan Bank BPD dari Bank non Devisa menjadi Bank Devisa telah memenuhi persyaratan perubahan.

“itukan ada 4 persyaratan pokok utama itu menjadi bank devisa Alhamdulillahnya kita sejak ada wacana untuk menjadi bank devisa itu sudah terpenuhi antara lain kan ada buku dua kami sudah dibuku dua terus persyaratan modal intinya minimal 1 triliun kami sudah 2,8 pas bulan Desember kemaren, terus tingkat kesehatan itu 18 bulan terakhir harus sehat kami Alhamdulillah sehat. Trus KPR MMnya itu minimal 10% kami 23% kalau itu sudah terpenuhi semua makanya kami bisa jalan dengan cepat” ucap Rosmala Arifin direktur pemasaran dan syariah.

Dorongan Bank BPD menjadi bank Devisa ini bertujuan untuk mempermudah proses investasi yang dilakukan oleh pihak asing yang masuk ke Sulawesi Selatan. 

“Kita mendorong bank ini menjadi bank devisa kenapa karena kita berharap seluruh investasi yang masuk ke Sulawesi Selatan BPD juga kecipratan yang kedua investasi itu masuk dalam bentuk mata uang asing nah kalau tidak bank devisa susah bayangin sekarang orang berlomba-lomba masuk berinvestasi ke sini dia tidak kecipratan apa-apa itu sebenarnya.” Ungkap Nurdin Abdullah.

Perubahan Bank BPD menjadi Bank Devisa ini merupakan salah satu dari program strategis dari pemerintah Provinsi Sulawesi.
 

Penulis : Herlin Sadid

Editor : Prisatno