Pelaporan Kecelakaan Lalu Lintas Saat Ini Realtime

Pelaporan Kecelakaan Lalu Lintas Saat Ini Realtime
Megawati Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer, memaparkan saat ini telah dikembangkan sinergi aplikasi antara BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja (Persero).

KabarMakassar.com -- Indonesia merupakan salah satu negara dengan angka Kecelakaan Lalu-Lintas (KLL) terbesar di dunia. Mengacu pada hal tersebut BPJS Kesehatan terus berupaya memberikan inovasi kemudahan bagi pesertanya dengan mengembangkan integrasi sistem yang dikenal dengan istilah INSIDEN.

Apakah INSIDEN itu? INSIDEN atau Integrated System for Traffic Accident merupakan koordinasi manfaat antara BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja terkait penjaminan terhadap korban KLL berbasis web.

Dalam sosialisasi terkait Program Percepatan Reformasi Birokrasi Penjaminan KKL (INSIDEN) dengan Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjut mitra BPJS Kantor Cabang Makale, Megawati selaku Kepala Bidang Penjaminan Manfaat Primer memaparkan bahwa saat ini telah dikembangkan sinergi aplikasi antara BPJS Kesehatan dan PT Jasa Raharja (Persero) yang dibangun secara web based sehingga dapat diakses dengan mudah oleh FKRTL melalui koneksi jaringan internet.

Adapun tujuan sistem ini adalah untuk menyederhanakan proses penjaminan KLL yang sebelumnya masih manual menjadi elektronik, sehingga proses penjaminan menjadi lebih mudah, cepat, tepat dan akurat.

“INSIDEN sebenarnya telah diimplementasikan secara nasional sejak 18 Maret 2018 namun belum menggunakan istilah INSIDEN tetapi implementasi bridging antara Vcail-Vidi dengan Database Korporasi PT Jasa Raharja. INSIDEN ditetapkan sebagai Top 99 Pelayanan Publik oleh Kementerian PAN RB tahun 2019,” paparnya.

Megawati menjelaskan bahwa implementasi INSIDEN diharapkan mampu memberikan kemudahan pelayanan bagi peserta yang mengalami KLL dibanding sistem yang sebelumnya. Dengan sistem ini pihak keluarga korban tidak perlu lagi mendatangi Kantor BPJS Kesehatan atau Kantor Cabang Jasa Raharja untuk mengurus administrasi penjaminan.

Rumah sakit akan mengirimkan informasi korban KLL secara elektronik untuk dilakukan kunjungan oleh petugas PT Jasa Raharja, sesuai dengan bukti surat laporan polisi terkait KLL dari korban. Jika terbukti KLL maka penjaminan akan dilakukan oleh Jasa Raharja sesuai dengan ketentuan perundang-undangan. Jika melebihi dari batas penjaminan Jasa Raharja maka akan diteruskan ke BPJS Kesehatan sebagai penjamin kedua.

“Pelaporan KLL pada saat penerbitan SEP dari Rumah Sakit ke Jasa Raharja dan BPJS Kesehatan sifatnya realtime. Jadi harapannya adalah proses koordinasi manfaat dapat berjalan dengan mudah dan cepat tanpa terkendala proses administrasi sehingga pelayanan kesehatan terhadap korban KLL tidak tertunda,” tutupnya.

Penulis : Redaksi

Editor : Prisatno