Terkait Sungai Rongkong Bupati Lutra Kembali Didemo

Terkait Sungai Rongkong Bupati Lutra Kembali Didemo
Massa aksi tersebut menuntut Bupati Lutra untuk melakukan normalisasi Sungai Rongkong

KabarMakassar.com -- Indah Putri Indriani Bupati Luwu Utara (Lutra) dari 19 Juni hingga 1 Juli 2019, didemo oleh masyarakat terkait Sungai Rongkong. Sebelumnya, pada 19 Juni lalu, Indah didemo oleh Masyarakat Tandung yang menolak pembangunan bendungan di Desa mereka.

Massa aksi yang menamakan diri Aliansi Masyarakat Aliran (Amal) Sungai Rongkong tersebut bahkan rela menempuh perjalanan sekitar 25 kilometer dari desa mereka untuk melakukan aksi penolakan di Tugu Durian, Kecamatan Sabbang.

Sepekan kemudian, Rabu (26/6). Indah kembali didemo oleh masyarakat yang menamakan diri AMDAS (Aliansi Masyarakat Daerah Aliran Sungai) Rongkong.

Massa aksi tersebut menuntut pemerintah yang dipimpin oleh istri politisi Partai Golkar tersebut untuk melakukan normalisasi Sungai Rongkong, penetapan garis sempadan Sungai Rongkong dan penertiban tambang galian.

Tak berselang lama, Senin (1/7), Indah kembali didemo oleh AMDAS Rongkong dengan tuntutan yang sama. Bahkan massa aksi membakar ban bekas di Kantor Bupati Lutra.

Didit Prananda dari AMDAS Rongkong ketika diwawancara beberapa waktu lalu menuturkan bahwa selama empat tahun kepemimpinan Bupati Luwu Utara, Sungai Rongkong sampai hari ini tidak mendapat perhatian besar oleh pemerintah.

"Kecemasan masyarakat yang selama ini ada, itu dimanfaatkan oleh elit-elit politik, bukan hanya Bupati saja tapi ada beberapa elit-elit politik yang memanfaatkan hal tersebut sehingga menjadi kebohongan-kebohongan."pungkas Didit Pranada dengan nada kecewa

Penulis : Indah Sari

Editor : Prisatno