Pembebasan Lahan Hambat Pembangunan Bendungan Pamukkulu

Pembebasan Lahan Hambat Pembangunan Bendungan Pamukkulu
Foto: Marva Ibnu Staf Balai Sungai, usai menghadiri rapat koordinasi percepatan pembangunan dengan Wakil Gubernur serta pihak Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat. Rabu (12/6)

KabarMakassar.com --  Dijumpai usai menghadiri rapat koordinasi percepatan pembangunan dengan Wakil Gubernur pihak Kementerian Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat mengungkapkan progres pembangunan Bendungan Pamakkulu masih terkendala pada permasalahan lahan. Rabu (12/6).

”Progresnya kita kalau dari sisi lahan belum ada, lahan ini kan bergantung dari pemerintah daerah dan administrasinya tapi kalau dari sisi penyiapan infrastruktur yang akan kita laksanakan di sana kita sudah siap semuanya, kapan lahan itu bisa 100%.

Perlambatan ini terjadi karena lahan kita belum punya belum ada lahan yang kita bebaskan,” ucap Marva Ibnu Staf Balai Sungai

Menurutnya penyiapan dan pengadaan infrastruktur untuk pelaksanaan pembangunan telah siap dan tersedia, sisa menunggu lahan untuk bisa melaksanakan 100% pembangunan.

Pembangunan Bendungan yang terletak di kabupaten Takalar ini pasalnya baru pada sebatas pengerjaan jalan akses saja. 

Sebelumnya pembangunan Bendungan ini telah dicanangkan pada tahun 2017 dan direncanakan akan rampung pada tahun 2021. Pengerjaan bendungan ini akan dimaksimalkan agar tidak molor dari waktu penyelesaian yang telah ditentukan sebelumnya.

“Jika pengadaan tanah dilakukan secepatnya maka kontraktor tidak akan berlama-lama, dia kan menghitung dan mengkalkulasi kalau memang dalam sisa waktunya itu dia bisa soft lapangan 2 atau 3 karena dia tidak mau lagi melakukan perpanjangan waktu karena kalau ada perpanjangan waktu itukan coast buat dia, “tambahnya.

Sementara saat dikonfirmasi Wakil Gubernur mengungkapkan tidak memiliki kendala dalam hal pembebasan lahan,“ pada tahap pertama ini kita tidak ada kendala karena dari pihak pengadilan kita sudah inkrah dan masyarakat juga sudah banyak menghadap ke Camatnya tolong diproses segera, menurut laporan dari bawah dari Bupati juga tidak ada” ucap Sudirman Sulaiman saat dijumpai setelah melaksanakan ibadah Sholat Dhuhur.

Menurutnya setidaknya pembangunan ini sudah bisa jalan sedikit dan konstruksinya bisa tetap jalan pada zona 5%.

Penulis : Herlin Sadid

Editor : Prisatno