Sakit Paru-paru Kevin, Dibiayai Sepenuhnya oleh Program JKN

Sakit Paru-paru Kevin, Dibiayai Sepenuhnya oleh Program JKN
Foto: Kevin Yedi (11). Merasakan manfaat program JKN-KIS, program ini mengusung jargon pelayanan tanpa diskriminasi.

KabarMakassar.com -- Program JKN-KIS adalah suatu program jaminan kesehatan yang menyentuh semua kalangan masyarakat, baik usia muda maupun yang sudah lanjut usia. Tidak heran jika program ini mengusung jargon pelayanan tanpa diskriminasi. Program yang telah hadir sejak tahun 2014 ini memang sudah terbukti banyak membantu masyarakat khususnya bagi masyarakat dengan kemampuan ekonomi menengah ke bawah. Manfaatnya pun telah dirasakan oleh seorang anak yang baru duduk di bangku Sekolah Dasar, Kevin Yedi (11).

Kevin yang ditemani oleh sang kakak sedang melakukan kontrol rutin pada Rumah Sakit Elim. Awalnya kevin hanya merasakan batuk biasa seperti pada umumnya. Keluarganya pun berpikir mungkin hanya karena pengaruh cuaca, dikarenakan perubahan cuaca yang kadang tidak menentu. Sampai akhirnya Kevin mengeluhkan batuk yang tak kunjung sembuh dan seringkali menggangunya untuk melakukan aktivitasnya apalagi di umurnya yang masih sangat muda dan masih aktif-aktifnya bermain.

Keluarga yang awalnya santai pun mulai curiga dengan batuk yang tak kunjung sembuh dan akhirnya mengambil inisiatif untuk memeriksakan Kevin ke Puskesmas Awan Rantekarua. Selanjutnya Kevin dirujuk ke fasilitas kesehatan tingkat lanjut untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut dan akhirnya diperoleh hasil bahwa terdapat masalah pada paru-parunya yakni paru-paru kabur.

Kevin yang diindikasikan bahwa terdapat masalah pada paru-parunya pun kemudian dianjurkan untuk menjalani rawat inap untuk mendapatkan perawatan sesuai dengan indikasi medis. Selama empat hari ia mendapatkan perawatan di rumah sakit. Dan akhirnya keadaanya kian hari kian membaik, dan beruntungnya selama perawatan ia terima, tak sepeserpun biaya dikeluarkan oeh keluarganya karena Kevin merupakan salah satu peserta BPJS. Rabu (22/5/2019)

“Kami sekeluarga sangat bersyukur dengan adanya program mulia yang diusung oleh pemerintah ini. Biaya berobat makin hari makin mahal, tapi bagi pemegang kartu ini tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Adik saya sudah merasakan manfaatnya,” ujar Serli, sang kakak.

Meskipun sudah makin membaik, ia tetap dianjurkan untuk melakukan kontrol rutin selama enam bulan. Ketika ditemui tak ada lagi dahi yang mengerut menahan batuk yang tak kunjung sembuh, yang hanya adalah senyum tulus dari seorang anak kecil, Kevin beserta kakaknya. Sambil tersenyum mereka mengucapkan terima kasih untuk kehadiran program JKN-KIS ini dan berharap ke depannya program JKN-KIS akan selalu ada untuk menjamin pelayanan kesehatan masyarakat dan tetap berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik lagi.

Penulis : Arien Pranawa AB

Editor : Prisatno