Pembagunan PLTSa di Kota Makassar Masih Butuh Lahan 1,7 Hektar

Pembagunan PLTSa di Kota Makassar Masih Butuh Lahan 1,7 Hektar
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muhammad Ansar

KabarMakassar.com -- Pemerintah Kota Makassar terus mengupayakan percepatan pembagunan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penumpukan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Tamangapa Antang. 

"Rapat ini untuk menindak lanjuti pertemuan dari Kemenko Kemaritiman di Jakarta minggu lalu. Apa-apa yang harus kita persiapkan dalam rangka pembangunan PLTSa yang ada di TPA, dan beberapa hasil watu di Jakarta, yang pertama yang paling penting adalah pemkot menyiapkan lahan," kata Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Makassar, Muhammad Ansar, usai melakukan pertemuan dengan beberapa SKPD, Senin (27/5).

Pembagunan PLTSa ini juga masih kekurangan lahan sekitar 1,7 hektar kata Ansar, dari total keseluruhan lahan yang dibutuhkan 4 hektar. 

Soal anggaran untuk pembelian lahan, Ansar belum bisa menyebutkan dikarenakan dinas yang terkait tidak hadir dalam pertemuan ini, namun ia meyebutkan bahwa paling tidak pada saat perubahan anggaran sudah di usulkan, namun proses untuk pengadaan barang itu harus jalan.

"Kekurangannya 1,7 hektar. Secara keseluruhan 4 hektar, tinggal 1,7 yang kita penuhi. Disanakan jalan sudah kita buat diluar jalan TPA yang lama kita sudah buat jalan yang baru dan itu yang digunakan untuk mengakses PLTSa," ucapnya. 

Dijadwalkan minggu ketiga bulan Juni 2019, tim maket sounding akan datang ke Makassar untuk melihat persiapan pembagunan PLTSa ini. 

Sedangkan mesin insinerator yang akan diguanakan disebutkan sudah canggih sesuai dengan perkembangan teknologi saat ini 4,0 dimana asapnya tetap akan ramah lingkungan. 
"Saya melihat kalau kemungkinan mulus jalan prosesnya ya di 2021," tutup mantan Kadis PU Kota Makassar itu.
 

Penulis : Isak Pasa'buan

Editor : Fritz Wongkar