Pertanyaan PDKT yang Sebenarnya Ngebosenin untuk Dibahas

Pertanyaan PDKT yang Sebenarnya Ngebosenin untuk Dibahas
Ilustrasi

KabarMakassar.com -- Buka obrolan pas di tahap PDKT memang akan jadi hal yang penting buat dijaga. Ya, ini menunjukkan seberapa jauh keseriusan kamu untuk memberikan perhatian sama gebetan. Kayaknya setiap hari kamu harus banget ada di samping gebetan di saat susah maupun senang.

Sampai suatu titik, mungkin kamu bakal kehabisan bahan obrolan. Nah, maksud kamu mungkin ingin memberikan perhatian dengan bertanya hal basa-basi. Sayangnya, beberapa pertanyaan sebenarnya ngebosenin buat ditanyakan meski tujuannya sekedar kasih perhatian.

1. “Lagi ngapain?”
Pertanyaan basic ini memang bakalan buka kesempatan bicara yang panjang. Terlebih lagi, kalau kamu baru bayar paket pascabayar xl, rasanya pede banget buat ngobrol di telepon lama-lama. Ya, tapi pertanyaan ini standar banget, apalagi kalau sebelumnya kalian baru aja chatting-an.
Cobalah untuk membuka topik obrolan dengan menceritakan hal menarik yang kamu alami hari ini. Misalnya, “Tadi di kantorku tiba-tiba ada ayam masuk ke ruangan,” lalu lihat responnya kalau mau tanya balik. Syukur-syukur gebetan malah sudah terbuka dengan membuka obrolan duluan.

2. “Udah makan?”
Kamu bukan emak-emak yang lagi nanya anak sekolahnya saat pulang sekolah. Pertanyaan, “Kamu udah makan?” adalah basa-basi paling enggak penting buat banyak orang. Ya, jadwal makan teratur itu selalu sarapan, makan siang, dan makan malam. Kamu dan gebetan pasti sudah cukup dewasa untuk menjaga diri dengan makan tepat waktu.
Gebetanmu sering lupa makan karena keasyikan kerja? Coba ubah cara kamu memberikan perhatian dengan trik lain 30 menit sebelum makan siang, “Mau aku pesenin poke bowl kesukaan kamu buat makan siang di kantor?” ketimbang mengingatkan waktu makan, kamu bisa pakai jasa delivery dan memastikan gebetan makan tepat waktu.

3. “Mau makan di mana?”
Bosan sama jawaban “Terserah,” waktu gebetan ditanya mau makan di mana? Ya, coba kamu yang kasih pilihan. Mungkin dia memang labil dari sananya. Ganti pertanyaanmu dengan pertanyaan, “Aku lagi mau makan soto atau bakmi jawa dekat rumahmu, mau makan di salah satunya, atau kamu yang pilih tempat?” Berikan konteks bahwa kamu juga sudah punya rencana, tapi tetap mau menghargai pilihan gebetan kalau mau makan di tempat lain.

4. “Pulang jam berapa?”
Kalau kamu benar-benar perhatian, ini bukan pertanyaan yang harus diajukan. Okelah, kalau tempat kerja gebetan punya flexible working hour, tapi kalau jam kerjanya jelas nine to six, rasanya enggak perlu tanya lagi pulang jam berapa ‘kan? Kalau memang punya rencana pergi bareng, kamu bisa bertanya, “Kayaknya bisa keluar kantor jam 6 sore dan jemput kamu di kantor, mau aku antar pulang sekalian makan malam bareng?”

5. “Udah tidur belom?”
Obrolan di telepon dengan pertanyaan ini enggak masuk akal banget ‘kan? Jangan sampai deh, kelepasan kasih pertanyaan begini. Kalaupun udah tidur, ya jadi bangun gara-gara kamu telepon. Kalaupun lagi ngobrol dan suara gebetan tiba-tiba hilang, ya, artinya dia udah tidur dan kamu sudah harus mengakhiri percakapan. Jangan sampai ganggu waktu istirahatnya ya.

Nah, pastikan kamu enggak mengajukan pertanyaan yang sama berulang-ulang. Enggak usah gengsi buat buka obrolan panjang lebih dulu. Membuka obrolan mungkin bisa bikin gebetan punya rasa percaya yang lebih buat kasih kepercayaan untuk kamu.

Penulis : A. Ikal Pradipta

Editor : Fritz Wongkar