Kampung Kriminal dan Narkoba, Panjarungan Digrebek Sat Resnarkoba Takalar

Kampung Kriminal dan Narkoba, Panjarungan Digrebek Sat Resnarkoba Takalar
Foto: Pelaku bernama Saddan Lalong (26) warga Balangtanayya residivis curanmor yang baru bebas selama 3 bulan dari lapas Makassar dan Kamaruddin Ngitung (45), warga Balangtanayya Takalar. Kamis (16/05)

KabarMakassar.com. -- Tim Drug's Hunter Resnarkoba Takalar grebek kampung kriminal dan sarang narkoba, dua terduga pelaku pengedar penyalahgunaan narkotika di lingkungan Panjarungan Kel Panrannuangku kec Polongbangkeng Utara Takalar. Kamis (16/05).

Pelaku bernama Saddan Lalong (26) warga Balangtanayya residivis curanmor yang baru bebas selama 3 bulan dari lapas Makassar dan Kamaruddin Ngitung (45), warga Balangtanayya Takalar, dibekuk saat hendak isi sachet diduga jenis barang haram berupa sabu untuk siap diedarkan sejumlah pesanan pengguna narkoba di Takalar.

Dalam aksi penggrebekan, pelaku pengedar sabu sempat melakukan perlawanan saat akan diringkus sehingga satu petugas kepolisian mengalami luka ringan dibagian tangan akibat terkena pukulan benda tumpul.

Lokasi penggrebekan tersebut cukup terkenal sebagai tempat kriminal umum dan sarang narkoba yakni di kampung Panjarungan Takalar, segala pelaku kejahatan dahulu ditangkap dengan kasus yang sama.

Ipda Suryadi Strong, Kanit Drugs Hunter Resnarkoba, mengatakan bahwa "sepekan kita buntuti pelaku yang membeli sabu di Makassar dan diedarkan di kabupaten Takalar, pelaku sempat kabur lewat pintu belakang.Tetapi berhasil diringkus oleh polisi. "Jelas Ipda Suryadi

TKP grebek sabu, warga Tidak kooperatif dengan petugas kepolisian, namun personil kepolisian tetap diturunkan untuk mengamankan lokasi penggrebekan. 

Dari hasil penggerebekan ditemukan barang bukti dua sachet diduga berisi kristal bening sabu yang masih utuh berbentuk batu belum dipecahkan, diperkirakan kurang lebih 2 gram, 4 bal sachet kosong, 2 dompet milik pelaku, 2 senjata tajam berupa badik dan parang, 4 unit motor.

Kini pelaku digelandang ke Mako polres unit Satresnarkoba polres Takalar dan akan dijebloskan ke penjara dengan pasal 114 undang undang nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan ancaman hukuman diatas 10 tahun penjara, serta Polres Takalar masih memburu tersangka lain yang ikut terlibat.

Penulis : Saleh Sibali

Editor : Prisatno