CEK FAKTA: Teror Bom Ancam Pengunjung Mall Panakukang Makassar

CEK FAKTA: Teror Bom Ancam Pengunjung Mall Panakukang Makassar
Cek Fakta (ist).

KabarMakassar.com -- Beredar video yang mempertontonkan kepanikan warga yang mengunjungi Mall Panakukang yang berhamburan keluar. Dimana dalam video yang beredar menyebutkan adanya teror bom, sehingga warga panik berlarian keluar Mall, Senin (13/5).

Dari lantai dua Mall tersebut nampak dalam gambar video warga berhamburan keluar dan beberapa yang histeris mendengar informasi adanya bom di Mall tersebut.

Cek Fakta:

Informasi adanya bom tersebut ternyata tidak benar, dalam video juga memperlihatkan seorang security mall yang menenangkan para pengunjung bahwa bukan bom, tetapi adanya perkelahian antara tukang parkir dan ojek online yang terjadi diluar gedung.

"Bukan-bukan orang berkelahi diluar, tidak adaji bom," kata salahsatu Security Mall.

Kabar bohong tersebut ditegaskan Kapolsek Panakkukang, Kompol Ananda Fauzi dimana informasi yang beredar kepanikan pengunjung Mall bukan karena ada bom tetapi adanya perkelahian antara pengendara ojek online dan juga tukang parkir di Mall Panakukang.

"Itu kabar hoax, masyarakat diimbau tak mudah percaya,"kata Ananda dikonfirmasi via WhatsApp, Senin (13/5).

Kronologi terjadinya perkelahian Ojol dan Tukang Parkir

Dikutip dari Rakyatku.com jika kejadiannya berawal dari hal sepele. Sore menjelang buka puasa, seorang pengemudi ojol mendapatkan orderan di daerah Mall Panakkukang. Pengemudi ojol itu pun menunggu orderannya di bawah terowongan. Pengemudi ojol itu pun memarkir baik-baik motornya di bawah terowongan. Di saat bersamaan tempat tersebut banyak tukang parkir liar memarkir kendaraan.

Karena tukang parkir tersebut berpikir pengemudi ojol ini tidak membayar jika parkir di situ, tukang parkir yang belum diketahui identitasnya tersebut kemudian menegur pengemudi ojol. Ia meminta kepada pengemudi ojol itu untuk tidak parkir kendaraan di tempatnya.

"Tukang parkir tegur ojek online jangan parkir di situ, ojol bilang sebentar ji pak, tapi tetap parkir langsung dipukul sama tukang parkir di situ," ujar Kasi Humas Polsek Panakukkang, Bripka Ahmad Halim, saat ditemui di TKP.

Tak lama setelah itu, para tukang parkir di tempat tersebut mendatangi pengemudi ojol tersebut dan langsung memukul. Dari video yang beredar, ada sekitar lima sampai enam orang tukang parkir memukul pengemudi ojol.

Bahkan satu orang di antaranya memakai helm dan memukul tepat di kepala pengemudi ojol yang tidak memakai helm. Pengemudi ojol itu tampak hanya bisa melindungi badannya sehingga tidak terlalu parah. Namun, bukannya berhenti, para tukang parkir yang juga dibantu pengemudi bentor memegang pengemudi ojol yang tak berdaya tersebut untuk dipukul teman-temannya.

Selepas Magrib, pengemudi ojol tak terima teman seprofesinya dipukul tanpa ada kesalahan yang dilakukan temannya itu. Mereka kemudian mendatangi tukang parkir yang ada di bawah terowongan.

Bentrokan pun tak terhindarkan, tukang parkir terlihat membawa parang dan busur dalam sebuah video yang beredar. Tukang parkir sempat memarangi pengemudi ojol, tetaopi beruntung pengemudi ojol yang diparangi tersebut masih sempat menghindar.

Karena jumlah pengemudi ojol makin bertambah banyak, sehingga tukang parkir tersebut melarikan diri meskipun mereka sudah membawa parang dan busur.

Referensi:

- MakassarToday.com http://makassartoday.com/2019/05/13/polisi-tegaskan-teror-bom-di-mall-panakkukang-hoax/
- Rakyatku.com http://news.rakyatku.com/read/151103/2019/05/13/-jangan-parkir-di-situ-begini-kronologis-tukang-parkir-bentrok-dengan-pengemudi-ojol

Penulis : Tim Cek Fakta Kabar Makassar

Editor : Fritz Wongkar