Ini Alasan Danny Pomanto Tak Muncul Di Pelantikan Pj Wali Kota

Ini Alasan Danny Pomanto Tak Muncul Di Pelantikan Pj Wali Kota
Mantan Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto (Foto: Isak/KabarMakassar.com)

KabarMakassar.com -- Sejumlah pejabat dan tokoh masyarakat nampak hadir pada pelantikan Pejabat (Pj) Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb, yang berlangsung di halaman Kantor Balaikota Makassar, Senin (13/5) kemarin.

Namun dalam acara pelantikan Pj Wali Kota Makassar yang baru ini, nampak pemandangan yang berbeda, dimana mantan Wali kota Makassar sebelumnya, Mohammad Ramdhan Pomanto, tidak terlihat hadir sampai acara selesai.

"Saya kira saya tidak perlu lagi ditunggu, biasa itu orang tidak hadir," ucap Danny sapaan akranya itu, saat ditemui di LAN, Antang, Senin (13/5).

Danny menyebut jika kejadian seperti itu biasa terjadi. Danny mencontohkan pada waktu acara pelepasan dirinya, Rabu (8 Mei 2019), Gubernur Sulsel juga tidak hadir.

"Saya juga dulu waktu dilepas, pak Gubernur juga tidak hadir, tidak ada juga orang yang tanya soal itu. Jadi saya kira saya hadir atau tidak hadir, tidak adaji apa-apa," ujarnya.

Menurutnya yang terpenting adalah memajukan kota Makassar ini jadi lebih baik lagi kedepan, dan taklupa pula Danny  memberi ucapan selamat kepada, Iqbal Suhaeb, sebagai pemimpin Kota Makassar selama 20 bulan kedepan.

"Yang penting saya ucapkan selamat sama pak Iqbal, saya yakin beliau akan lebih bagus dari kami-kami sebelumnya, harap Danny.

Adapun pejabat yang hadir di antaranya, Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah, beserta Wakilnya, Andi Sudirman Sulaiman, Aliyah Mustika Ilham yang juga Anggota DPR RI dari Partai Demokrat dan Ketua DPRD Sulsel, M Roem.

Selain itu, nampak juga terlihat mantan Gubernur Sulsel, Amin Syam yang duduk berdampingan dengan pengusaha asal Sulsel, Erwin Aksa, selain itu, Andi Herry Iskandar, yang juga mantan Wakil Wali Kota Makaasar, periode 2004-2008, kemudian menjabat sebagai Pelaksana tugas Wali Kota Makassar 2008-2009, dan, Syamsu Rizal, yang merupakan mantan Wakil Wali  Kota periode 2014-2019.

Penulis : Isak Pasa'buan

Editor : Fritz Wongkar